KABAR BIREUEN,Bireuen– Bupati Bireuen H Mukhlis ST menyampaikan sejumlah hal dalam penutupan Rapat Ke-4 Paripurna II Masa Persidangan III Dewan Petwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Tahun Sidang 2024/2025, Rabu (13/8/2025) sore di gedung dewan setempat
Bupati Bireuen menyebutkan, Pemkab terus berupaya untuk melakukan inovasi-inovasi dan pembenahan dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik lagi.
“Kita terus menyaring dan menempatkan SDM yang sesuai antara latar belakang pendidikan dan keahlian dengan bidang pekerjaannya,” katanya.
Selain itu, akan mengupayakan penyediaan anggaran dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur pemerintah dalam Kabupaten Bireuen terutama dalam pengelolaan keuangan didaerah dengan mengikuti pelatihan dan Bimtek.
Pemkab Bireuen juga sedang berupaya untuk menerapkan sistem perencanaan dan sistem penganggaran melalui suatu sistem aplikasi yang terintegrasi.
“Selain itu, pembenahan-pembenahan diberbagai sektor pemerintahan lainnya juga terus kita lakukan dalam upaya kita untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik dan penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Bireuen Tahun 2025-2029, mempertimbangkan capaian pembangunan lima tahun sebelumnya.
Beberapa indikator penting yang akan ditingkatkan untuk lima tahun kedepan, antara lain pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 4,84 % pada tahun 2030.
Angka kemiskinan ditargetkan mencapai 8,31 %, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat menjadi 77,59 poin, Indeks Daya Saing Daerah mencapai 3,95 %, Nilai Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 75. Nilai Indeks pembangunan Syariat mencapai 89,50.
“Namun, kita masih dihadapkan pada tantangan Bireuen termasuk daerah rawan bencana, tingginya alih fungsi lahan pertanian, perubahan iklim yang mengancam sektor pertanian dan perikanan,” sebutnya.
Selain itu, berakhirnya pendanaan DOKA pada tahun 2028, kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan keluarga berkualitas, keseteraan gender, dan masyarakat inklusif belum optimal serta yang paling utama peningkatan implementasi Syariat Islam.
Oleh karena itu, salah satu sasaran dalam RPJM adalah meningkatnya kemandirian dan Inovasi daerah, dengan indikator Indeks Kemandirian Fiskal Daerah, strategi dalam mendukung pencapaian sasaran tersebut adalah meningkatkan PAD secara berkelanjutan.
Dengan arah kebijakan optimalisasi sumber-sumber PAD, pengelolaan aset dan digitalisasi sistem pemungutan dan pelayanan.
“Selain itu kami menargetkan peningkatan investasi untuk mendukung pencapaian target-target pembangunan tersebut,” kata Bupati.
Tercapainya target pembangunan yang telah ditetapkan sangat bergantung pada sinergi semua pihak antara pemerintah daerah, DPRK, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, media, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan RPJMD ini sebagai pedoman bersama, mengawal pelaksanaannya dengan penuh tanggung jawab, serta menjadikan setiap program dan kegiatan benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” harapnya.
Pada kesempatan ini, Bupati Mukhlis menyadari sungguh masih banyak harapan dan impian masyarakat yang belum bisa diwujudkan.
Masih banyak persoalan yang belum tuntas untuk diselesaikan dan masih ada tantangan, hambatan yang perlu secara bersama dicari solusinya.
Pemkab Bireuen tetap membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mensukseskan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan.
Pemerintah juga butuh kritik dan saran guna perbaikan ke arah yang lebih baik dan berkualitas dari semua pemangku kepentingan di daerah agar ke depan lebih baik lagi.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Bireuen yang telah mendukung saya sebagai Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini,” ucapnya.
Terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRK Bireuen, selaku mitra pemerintah daerah, terima kasih juga kepada Pimpinan TNI/Polri, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan, dan khusus kepada Sekretaris Daerah.
Terima kasih juga kepada seluruh Asisten, Staf Ahli dan pimpinan OPD, Camat, Keuchik, serta seluruh stakeholder lainnya yang telah membantu selama ini.
“Terima kasih juga teman teman wartawan baik media cetak maupun media elektronik yang membantu memberitakan berbagai capaian program/kegiatan pemerintah daerah. Juga mengkritik secara terus menerus kebijakan kebijakan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, sebagai pengawalan jalannya roda pemerintahan selama ini,” sebutnya.
Kalau ada perbedaan, bagi Mukhlis, itu soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) saja, sebab pada akhirnya apa pun yang dikerjakan, semuanya bermuara untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Bireuen. (Ihkwati)












