KABAR BIREUEN, Bireuen – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy menyalurkan bantuan teknologi Starlink dan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.
Bantuan Starlink dan sembako disalurkan melalui Pemerintah Aceh dan tiga pemerintah kabupaten.
Demikian disampaikan Manager Support PT Aceh Energy, Mochammad Adam kepada wartawan di Bireuen, Selasa (2/12/2025).
Mochammad Adam mengatakan, bantuan 10 paket Starlink diserahkan kepada Pemerintah Aceh pada Sabtu, 29 November 2025.
Lalu, pada Minggu, 30 November, BPMA-Aceh Energy menyerahkan langsung bantuan sembako kepada Gubernur Aceh untuk disalurkan ke kabupaten/ kota terdampak bencana.
“Pada hari itu juga bantuan didistribusikan ke Kabupaten Bireuen oleh perwakilan Gubernur Aceh,” katanya.
Ia merincikan jenis dan jumlah bantuan disalurkan, terdiri dari beras 1.000 kg, mie instan 250 dus, minyak goreng 25 dus, biskuit 60 dus, air mineral kemasan 50 dus, dan sosis 20 dus.
Di hari yang sama, sebut Adam, bantuan juga disalurkan ke Posko Tanggap Darurat Bencana di Pidie dan Pidie Jaya.
“Masing-masing posko menerima beras 500 kg, mie instan 150 dus, minyak goreng 10 dus, biskuit 40 dus, air mineral 50 dus, dan sosis 10 dus,” katanya.
BACA JUGA:Â Â Disambut Gubernur Mualem, Bantuan Logistik Via Laut Tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh
Seterusnya, lanjut Adam, Senin, 1 Desember 2025, posko bencana Kabupaten Bireuen menerima bantuan berupa satu paket Starlink serta sembako meliputi mie instan 300 dus, biskuit 60 dus, minyak goreng 25 dus, air mineral 50 dus, teh 240 kotak kecil, gula 100 kg, dan sarden 720 kaleng.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian wujud nyata BPMA-PT Aceh Energy terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana akhir-akhir ini. Penyaluran sembako dilakukan langsung ke posko-posko bencana dan diterima oleh Kepala BPBD di Pidie, Sekda di Pidie Jaya, dapur umum serta Bupati di Bireuen,” paparnya.
Pemerintah kabupaten, imbuhnya, bersama perangkat desa kemudian bertugas mendistribusikan bantuan sesuai data prioritas di lapangan.
Direksi PT Aceh Energy, Kelik Rudi Suharya, menginstruksikan seluruh jajaran untuk merespon bencana dengan cepat dan bergerak aktif membantu masyarakat terdampak.
Mochammad Adam menegaskan, kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami memahami kondisi sulit yang dialami masyarakat saat ini. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas kami sebagai bagian dari Aceh, untuk saling mendukung dan menguatkan. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” ujarnya.
Sementara Kepala BPMA, Nasri Djalal, mengimbau seluruh KKKS di wilayah kerja BPMA serta rekanan untuk memperkuat kontribusinya dalam penanganan bencana. Ia juga mengapresiasi kerja sama lintas lembaga dalam penyaluran bantuan yang berlangsung cepat, tepat dan transparan. Sinergi antara pemerintah, BPMA, dan PT Aceh Energy dianggap sangat penting agar bantuan dapat tepat sasaran.
Menurut Mochammad Adam, pemerintah kabupaten di tiga wilayah tersebut menyambut baik inisiatif ini dan menilai bantuan sembako sangat membantu masyarakat terdampak bencana. Mereka juga mengapresiasi koordinasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh BPMA dan PT Aceh Energy.
Melalui kegiatan sosial ini, PT Aceh Energy berharap dapat memperkuat hubungan baik dengan masyarakat serta berkontribusi bagi kesejahteraan dan ketahanan sosial di Kabupaten Bireuen, Pidie, dan Pidie Jaya. (Rizanur)Â











