Selasa, 14 April 2026

Bireuen Raih IPKD Terbaik Dua Tahun Berturut-turut, Wakil Bupati Soroti Pentingnya Dana Insentif Fiskal

KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) terbaik untuk tahun 2024. Hal ini menjadikan Pemkab Bireuen dua tahun berturut-turut mempertahankan posisi teratas dalam tata kelola keuangan daerah.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian kualitas kinerja pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Piagam penghargaan ini diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, SIP, MA, bersama Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, ST, MSI, Ph.D, Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, di Aula Prof A. Madjid Ibrahim, BAPPEDA Aceh, Selasa (15/4/2025).

Razuardi menyampaikan apresiasi dan mengajak seluruh stakeholder, khususnya Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan awal untuk capaian yang lebih baik ke depan. Dengan kinerja yang terus ditingkatkan, kita berharap bisa meraih lebih banyak penghargaan dan insentif dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Razuardi menekankan pentingnya penghargaan ini dalam kaitannya dengan Dana Insentif Fiskal (DIF), yang dinilai sangat vital sebagai sumber alternatif pendanaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bireuen, Bob Mizwar, SSTP., M.Si, menjelaskan, IPKD merupakan instrumen untuk menilai kualitas tata kelola keuangan daerah, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2020.

Ada enam dimensi utama yang menjadi penilaian IPKD, yaitu:

  1. Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran,

2. Kualitas anggaran belanja dalam APBD,

3. Transparansi pengelolaan keuangan daerah,

4. Penyerapan anggaran,

5. Kondisi keuangan daerah,

6. Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Dalam tiga tahun terakhir, kita mencatat peningkatan signifikan. Tahun 2022 IPKD Bireuen berada di kategori B dengan nilai 69,104. Tahun 2023 naik ke kategori A dengan nilai 79,334. Dan pada 2024, kembali meraih kategori A dengan peningkatan menjadi 82,7199,” papar Bob.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi indikator penting bahwa Kabupaten Bireuen terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola keuangan yang baik, serta menjadi modal kuat dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Hermanto) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

KABAR POPULER

Ketua MPI KNPI Bireuen: Penentuan Desil Amburadul, Masyarakat Aceh Resah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sistem penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Aceh menuai polemik. MPI KNPI Bireuen menilai pendataan saat ini tidak akurat dan gagal menyurvei...

16 Dosen FKIP UNIKI Bireuen Lolos Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2026, Bukti Lonjakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak 16 dosen berhasil...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...