Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK.,M.Si dan Ketua PWI Bireuen, Suryadi.

KABAR BIREUEN – Guna mengawasi proses penerimaan calon anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis, Polres Bireuen menggandeng lima instansi pemerintah terkait dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat.

Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani di Mapolres Bireuen, Kamis (19/12/2019) pagi. Penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman bersama untuk jangka waktu lima tahun (2019 – 2024) ke depan ini, disaksikan Wakil Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si.

Kelima instansi pemerintah yang menandatangani kerja sama dengan Polres Bireuen dalam pengrekrutan anggota Polri ini, yaitu perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bireuen, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen (Drs. M. Nasir, M.Pd), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bireuen (Ir. M. Jafar, MM), perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen dan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen (dr. Amir Addani, M.Kes).

Satu lagi dari organisasi wartawan (PWI), diteken Ketua PWI Kabupaten Bireuen, Suryadi. Sedangkan dari Polri ditandatangani Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK., M.Si

Pada kesempatan itu, Gugun Hardi Gunawan mengatakan, dalam waktu dekat Polri akan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa ini untuk menjadi anggota Polri.

“Mari kita persiapkan dengan sebaik-baiknya putra-putri terbaik Kabupaten Bireuen. Sebab, mereka bibit-bibit unggul penerus tongkat estafet kepolisian di masa mendatang, untuk menjadi anggota Polri berkualitas, profesional, modern dan terpercaya,” ajak Gugun.

Menurut dia, sekarang pendaftaran menjadi calon anggota Polri dilaksanakan secara online. Pemeriksaan berkasnya dilakukan di tingkat daerah. Ini untuk memverifikasi keabsahan dokumen yang dimiliki peserta, dalam waktu sangat singkat.

“Dengan mengedepankan prinsip, bersih, obyektif, transparan, akuntabel, berkualitas dan anti KKN. Clear and clean, dalam pelaksanaan rekrutmen. Guna menjamin pelaksanaan prinsip itu, Polres Bireuen bekerja sama dengan pihak eksternal melalui penandatanganan MoU ini,” jelas Gugun.

Sementara Wakil Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si, menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman tersebut. Disebutkannya, ini sangat penting untuk sinergisitas dan keterbukaan dalam penerimaan calon anggota Polri.

Selain itu, dia juga mengapresiasi upaya Kapolda dalam hal penerimaan anggota Polri di Aceh. Sebab, bagi lulusan pesantren yang berminat menjadi calon anggota Polri, akan diberikan kemudahan.

“Ini bisa berkontribusi menjaga mentalitas sosial dan keagamaan. Apalagi, kita di Aceh ini berlatar belakang Syariat Islam. Kearifan lokal, agar dapat diakomodir,” ujar Muzakkar. (Ihkwati)