Bank Aceh Komit Bangun Perekonomian Aceh

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Penempatan dana yang dilakukan Bank Aceh dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa melanggar prinsip syariah. Penempatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengelolaan Likuiditas, investasi, pemanfaatan excess likuiditas dan optimalisasi pendapatan untuk mengimbangi dan menjaga stabilitas fiskal dan moneter pemerintah dan kewajiban Bank kepada nasabah. Sumber pendanaan jangka pendek yang diterima bank merupakan sumber dana jangka pendek sehingga tidak cocok untuk disalurkan ke sektor pembiayaan yang memiliki jangka waktu yang panjang.

Kegiatan pengelolaan likuiditas dan penempatan tersebut juga dapat dilihat dari Annual Report yang setiap tahun dikeluarkan oleh Bank Aceh sebagai laporan kinerja tahunan setiap tahunnya.

Kegiatan tersebut dapat dirincikan sebagai berikut:
1. Penempatan Bank Indonesia, selain penempatan dalam bentuk pemenuhan kewajiban Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah, terdapat penempatan dalam bentuk investasi jangka pendek berupa Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (Fasbis) dengan tenor 1 hari dan Sukuk Bank Indonesia tenor 7 hari – 1 Tahun dengan total penempatan sebesar Rp 2.65 T bank memanfaatkan fasilitas ini sebagai salah satu sarana pengelolaan likuiditas untuk memenuhi kebutihan operasional rupiah harian bank.

2. Kementerian Keuangan dalam bentuk Surat Berharga Syariah Negara Rp 2.91 T merupakan bentuk kegiatan investasi Bank Aceh untuk optimalisasi pendapatan dan pemenuhan kewajiban Giro Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) dalam bentuk surat berharga oleh Bank Indonesia sebesar 3.5% dari rata-rata Dana Pihak Ketiga yang dihimpun.

3. Penempatan ke BPD Syariah sebesar Rp 1,1 T merupakan penempatan intra hari dengan tenor 1-14 Hari. Penempatan Dalam bentuk Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) adalah kegiatan investasi bank dalam jangka pendek dan merupakan salah satu hubungan kerjasama kemitraan dalam pengelolaan likuiditas bank dalam jangka pendek untuk memenuhi operasional rupiah bank.

4. Sukuk Korporasi Rp 290 M dan Reksadana Rp 100 M, merupakan bentuk diversifikasi penempatan dan investasi bank dalam rangka optimalisasi pendapatan. Penempatan ini juga berguna untuk memperoleh insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makropudensial (KLM) dengan memasukan komponen surat berharga sebagai komponen perhitungan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)

Sehingga dapat disampaikan bahwa seluruh kegiatan pengelolaan dan investasi bank merupakan kegiatan yang memiliki dasar yang bukan hanya memenuhi ketentuan regulatory namun juga memenuhi prinsip syariah.
Penempatan tersebut berkontribusi terhadap pendapatan bank setelah memastikan kewajiban likuiditas terjaga.

Aturan:
Giro Wajib Minimum
PADG No 24/8/PADG/2022
PADG No 8/2025

Kebijakan Insentif Likuiditaa Makropudensial
PADG No 7/2025

Operasi Moneter
PADG No22/23/PADG/ 2020
PADG NO 3 / 2024

Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Abdul Rafur mengatakan, penempatan dana pada surat berharga menjadi salah satu strategi pengelolaan likuiditas yang lazim dilakukan oleh perbankan. “Namun, penyaluran pembiayaan tetap menjadi fokus utama kami dalam rangka membangun struktur ekonomi Aceh yang kuat sekaligus menjalankan fungsi intermediasi,” ujarnya

Dikatakan, total penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp20,4 triliun pada triwulan IV tahun 2024, tumbuh 9,19% dari posisi setahun sebelumnya sebesar Rp18,7 triliun. “Jika dibandingkan total penyaluran pembiayaan dengan total aset, komposisi penyaluran pembiayaan Bank Aceh itu mencapai 63,88 % dari total aset bank aceh sebesar 31,9 triliun,” ujarnya.

Sebagai perbankan dalam melaksanakan operasional, bank dalam pengelolaan likuiditasnya telah diatur oleh instrumen regulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Di antaranya, Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Perubahan atas POJK Nomor 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.

Dalam rangka mendorong ekspansi pembiayaan, Bank Aceh telah melaksanakan berbagai program di antaranya pelatihan dan pembinaan bagi pelaku UMKM dalam bentuk workshop dengan berkolaborasi dengan stakeholder, optimalisasi penyaluran KUR, berkolaborasi dengan mitra bank seperti koperasi, BPRS dan lembaga keuangan syariah lainnya dalam hal penyaluran pembiayaan segmen ultra mikro dan mikro. “Ini merupakan wujud nyata kami untuk terus berkomitmen memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam rangka menggerakkan roda perekonomian Aceh melalui penyaluran pembiayaan produktif,” tutup Abdul Rafur. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Upacara Peringatan HUT ke-27 Bireuen, Bupati Mukhlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Daerah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan gotong royong untuk mendorong pembangunan daerah yang...

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...