KABAR BIREUEN– Dinas Sosial Kabupaten Bireuen dan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban banjir beberapa hgampong di Pandrah, Selasa malam (2//1/2018).
Bantuan tersebut didistribusikan pihak terkait setelah sebelum dilakukan pendataan jumlah korban banjir.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen Muhammad Nasir SP.MSM meninjau lokasi banjir didampingi Kapolsek, Danramil, Camat serta unsur Muspika Pandrah untuk pendataan korban banjir dan pengungsi.
Wilayah yang terparah adalah Gampong Blang, Pandrah Janeng dan Pandrah Kandeh. Sedikitnya 360 Ha sawah menjadi lautan, sebagian benih padi dibawa arus dan sebagian lahan pertanian rusak.
Informasi yang diperoleh kabar Bireuen dari Tim Siaga Bencana Berbasis masyarakat (Sibat) PMI Bireuen, Al Fadhal , bantuan masa panik itu disalurkan sekira pukul 22.00- 23.00 WIB oleh Tagana Dinsos Bireuen dipimpin Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Sosial, Nazli.
Bantuan masa panik didistribusikan untuk wilayah-wilayah yang terparah dampak banjir antara lain untuk Kecamatan Pandrah Desa Gampong Blang, Pandrah Janeng, Pandrah Kandeh, Lhok Dagang Nase Barat, Lancok Ulim, Dayah Jama’ah Amaliyyah Pandrah dan Dayah Najmussalam Pandrah.
Untuk Kecamatan Jeunieb bantuan massa panik disalurkan ke Gampong Blang Me Barat.
Banjir Pandrah dengan ketinggian rata-rata mulai 40-100 Cm di pemukiman penduduk, sudah surut pada pukul 22.00 WIB.
Surutnya banjir Pandrah membuat sebagian wilayah pesisir Kecamatan Jeunieb mulai terendam antara Lain Blang Me Barat, Matang Nibong, Matang Bangka, Matang Teungoh dan sebagian Cot Glumpang Baroh. (Ihkwati)








