Bangun Jalan Dua Jalur, Pemkab Izinkan Pengelola Dirikan Toko di Lahan KAI

KABAR BIREUEN- Pengelola yang akan membangun toko di lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk mendirikan toko di lahan tersebut, di sisa tanah 6 meter setelah diambil untuk jalan dua jalur.

Pembangunan jalan dua jalur di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, mulai dari depan Pendopo Bupati Bireuen sampai persimpangan menuju Jalan Adam Batre, akan dikerjakan  pada Tahun 2018 dengan dana APBK Bireuen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bireuen, Mulyadi SE kepada Kabar Bireuen, Senin (30/10/2017) sore, terkait pembongkaran kios di depan rumah sakit pemerintah tersebut.

Dikatakannya, berdasarkan surat balasan yang diterima Pemkab Bireuen dari PT KAI, tertanggal 13 September 2017,  dengan surat KA.104/IX/I.SDV.II.2017. yang intinya menyebutkan, perlu diberitahukan telah terjadi perjanjian (kontrak) antara pihak PT KAI dengan pengelola lahan tersebut untuk dibangun pertokoan dan dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

“Pada dasarnya mereka menyetujui pembangunan jalan dua jalur yang mengambil lahan mereka, dengan syarat, Pemkab Bireuen memberi izin sisa lahan untuk jalan dimanfaatkan untuk pembangunan pertokoan,” ungkap Mulyadi.

Surat balasan itu, katanya, menjawab surat Bupati Bireuen tertanggal  7 September 2017 Nomor :593.3/792/2017, surat  yang ditujukan kepada Vice President Sub Divisi (Divre) Regional I.1 Aceh, PT KAI di Banda Aceh. Dalam surat itu, Pemkab meminta izin PT KAI untuk membangun jalan dua jalur demi mengatasi kesemrautan dan kemacetan di jalan menuju depan RSUD dr Fauziah Bireuen.

Dikatakan Mulyadi, dewan Bireuen turut mendukung pembangunan jalan dua jalur tersebut untuk mentasi kemacetan.

Dirincikannya, jalan dua jalur yang akan dibangun tersebut dengan lebar satu jalaur masing-masing sisi kiri dan kanan 7 meter, ditengah (meridian) 2 meter, trotoar kiri kanan masing-masing 2 meter. Lahan yang dibutuhkan 20 meter untuk jalan dua jalur.

“Sebelumnya jalan tersebut lebarnya 9 meter dan ditambah trotoar depan rumah sakit 1 meter, total 10 meter. Sehingga dibutuhkan 10 meter lagi lahan PT KAI, sisa lahan 6 meter diizinkan dimanfaatkan untu dibangun pertokoaan,” jelas Mulaydi.

Pihaknya sudah meminta kepada pengelola pembangunan toko agar melakukan pembongkaran kios-kios tersebut sebelum dibangun pertokoan di lahan tersisa 6 meter itu, dimana 2,5 meternya untuk halaman toko.

Terkait kekhawatiran sebagian masyarakat akan digusur atau dibongkarnya Meunasah Kulah Batee jika dibangun jalan dua jalur, Mulyadi membantah akan ada penggusuran meunasah.

“Kalau jadi dibangun jalan dua jalur pada tahun 2018, maka hanya pagar meunasah yang akan digeser ke dalam sedikit,” sebutnya.

Pihaknya, kata Mulyadi telah meminta pengelola agar lahan lokasi pembongkaran kios tersebut, dipagari supaya tak dimanfaatkan kembali untuk membangun kios pedagang. (Ihkwati).  

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kapolda Aceh: Pemasok Cartridge Mengandung Etomidate di Bireuen Masuk DPO

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, mengungkap pemasok cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate dalam kasus narkotika di...

Setelah Terima SK Kepengurusan, Ketua PPP Bireuen Silaturahmi ke KIP dan Badan Kesbangpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, SH MM bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan...

Perkuat Kapasitas Organisasi, APRI Aceh Gelar Persiapan Rakerwil II 2026 Secara Virtual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memantapkan program kerja, memperkuat koordinasi organisasi di tingkat wilayah dengan kabupaten/kota, dan membangun sinergitas dengan instansi pembina, Pengurus...

51 Calon Mahasiswa Berebut Kursi Pascasarjana Umuslim, Seleksi Berlangsung Tiga Tahap

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 51 calon mahasiswa mengikuti Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarjana Universitas Almuslim (Umuslim) Gelombang I Tahun Akademik...

Perkuat Kapasitas Guru Dayah, Tandaseru Beri Pelatihan di Dayah Babussalam

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb - Pendiri Lembaga Psikologi dan Konsultan Training Tandaseru Indonesia, Lailan F. Saidina, mengajak guru dayah untuk memperkuat perannya sebagai pendidik sekaligus...

KABAR POPULER

Dukung PSSB ke Piala Soeratin U-13 Aceh, Bupati Bireuen Janji Benahi Stadion Paya Kareung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh perjuangan PSSB Bireuen yang akan berlaga pada Piala Soeratin...

Kelompok Tani Bireuen Bantah Program CSB, Oplah, dan Irpom Tak Bermanfaat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen turun tangan mengkoordinasikan pertemuan antara kelompok tani penerima manfaat, para keuchik, dan pihak media, Minggu...

Polemik Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Puluhan Warga Matang Sagoe Datangi Kejari Bireuen

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Puluhan perwakilan masyarakat bersama sejumlah tokoh Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen pada Senin, 10 Agustus 2026. Kedatangan...

Kapolda Aceh: Pemasok Cartridge Mengandung Etomidate di Bireuen Masuk DPO

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, mengungkap pemasok cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate dalam kasus narkotika di...

Pelatih PASI Bireuen Juara Master Lilawangsa Run 2026, Jadi Motivasi Menuju PORA XV Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen, Marjoni, menunjukkan performa apik dengan meraih juara pertama kategori master pada ajang...