Jumat, 1 Mei 2026

Bangun Jalan Dua Jalur, Pemkab Izinkan Pengelola Dirikan Toko di Lahan KAI

KABAR BIREUEN- Pengelola yang akan membangun toko di lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk mendirikan toko di lahan tersebut, di sisa tanah 6 meter setelah diambil untuk jalan dua jalur.

Pembangunan jalan dua jalur di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, mulai dari depan Pendopo Bupati Bireuen sampai persimpangan menuju Jalan Adam Batre, akan dikerjakan  pada Tahun 2018 dengan dana APBK Bireuen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bireuen, Mulyadi SE kepada Kabar Bireuen, Senin (30/10/2017) sore, terkait pembongkaran kios di depan rumah sakit pemerintah tersebut.

Dikatakannya, berdasarkan surat balasan yang diterima Pemkab Bireuen dari PT KAI, tertanggal 13 September 2017,  dengan surat KA.104/IX/I.SDV.II.2017. yang intinya menyebutkan, perlu diberitahukan telah terjadi perjanjian (kontrak) antara pihak PT KAI dengan pengelola lahan tersebut untuk dibangun pertokoan dan dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

“Pada dasarnya mereka menyetujui pembangunan jalan dua jalur yang mengambil lahan mereka, dengan syarat, Pemkab Bireuen memberi izin sisa lahan untuk jalan dimanfaatkan untuk pembangunan pertokoan,” ungkap Mulyadi.

Surat balasan itu, katanya, menjawab surat Bupati Bireuen tertanggal  7 September 2017 Nomor :593.3/792/2017, surat  yang ditujukan kepada Vice President Sub Divisi (Divre) Regional I.1 Aceh, PT KAI di Banda Aceh. Dalam surat itu, Pemkab meminta izin PT KAI untuk membangun jalan dua jalur demi mengatasi kesemrautan dan kemacetan di jalan menuju depan RSUD dr Fauziah Bireuen.

Dikatakan Mulyadi, dewan Bireuen turut mendukung pembangunan jalan dua jalur tersebut untuk mentasi kemacetan.

Dirincikannya, jalan dua jalur yang akan dibangun tersebut dengan lebar satu jalaur masing-masing sisi kiri dan kanan 7 meter, ditengah (meridian) 2 meter, trotoar kiri kanan masing-masing 2 meter. Lahan yang dibutuhkan 20 meter untuk jalan dua jalur.

“Sebelumnya jalan tersebut lebarnya 9 meter dan ditambah trotoar depan rumah sakit 1 meter, total 10 meter. Sehingga dibutuhkan 10 meter lagi lahan PT KAI, sisa lahan 6 meter diizinkan dimanfaatkan untu dibangun pertokoaan,” jelas Mulaydi.

Pihaknya sudah meminta kepada pengelola pembangunan toko agar melakukan pembongkaran kios-kios tersebut sebelum dibangun pertokoan di lahan tersisa 6 meter itu, dimana 2,5 meternya untuk halaman toko.

Terkait kekhawatiran sebagian masyarakat akan digusur atau dibongkarnya Meunasah Kulah Batee jika dibangun jalan dua jalur, Mulyadi membantah akan ada penggusuran meunasah.

“Kalau jadi dibangun jalan dua jalur pada tahun 2018, maka hanya pagar meunasah yang akan digeser ke dalam sedikit,” sebutnya.

Pihaknya, kata Mulyadi telah meminta pengelola agar lahan lokasi pembongkaran kios tersebut, dipagari supaya tak dimanfaatkan kembali untuk membangun kios pedagang. (Ihkwati).  

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Antisipasi Korban Berjatuhan, Jalan Rusak Leubu-Ulee Gle Makmur Mulai Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Ruas jalan utama di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akibat kerusakan parah dan berlubang, akhirnya...