KABAR BIREUEN, Bener Meriah – Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan pascabanjir dan tanah longsor, masyarakat Desa Uning Mas, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendapat pelayanan pengobatan gratis yang digelar langsung di lokasi pengungsian, Selasa (27/1/2026).
Layanan kesehatan tersebut diprakarsai seirang dokter muda, dr. Zulhilmi, putra anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan Daud, bersama Tim Relawan HRD Peduli dan PKB Peduli. Aksi kemanusiaan ini sebagai upaya respons cepat untuk mencegah munculnya penyakit pascabencana di wilayah dataran tinggi Gayo.
Pengobatan gratis itu berlangsung di area pengungsian korban banjir dan tanah longsor Desa Uning Mas. Zulhilmi yang akrab disapa dokter Alung ini, turun langsung memeriksa kesehatan warga. Dia didampingi ibundanya, Hj. Faridah Adam, serta dua tenaga medis lainnya, Algandi dan Dedi Safriadi, bersama tim relawan.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim relawan juga menyalurkan berbagai bantuan pendukung berupa obat-obatan, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, perlengkapan balita, hingga pakaian baru untuk anak-anak.
Dokter Alung menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat pascabencana yang rentan terserang penyakit akibat lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
“Kami sengaja datang langsung ke lokasi pengungsian, untuk memudahkan warga di sini mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” ujar putra sylyng HRD ini.

Aksi kemanusiaan tersebut disambut antusias warga setempat yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan akibat dampak banjir dan longsor.
Penjabat Reje (Kepala Desa) Uning Mas, Hasiluddin, mengapresiasi kehadiran tim medis dan relawan di wilayahnya.
“Alhamdulillah, dengan kehadiran Tim Relawan HRD Peduli bersama tim medisnya, sangat meringankan beban masyarakat kami yang baru saja dilanda musibah banjir,” ujar Hasiluddin didampingi Tuha Peut, Usman.
Hal senada disampaikan Rusda, salah seorang warga Uning Mas. Dia mengaku sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan dan bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah, pengobatan gratis dan bantuan dari istri serta putra Pak HRD bersama relawan benar-benar membantu meringankan beban warga kami yang tertimpa musibah,” ucapnya.
Pelayanan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari komitmen HRD dan PKB Peduli dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya. (Suryadi)










