Sabtu, 17 Januari 2026

Aksi Kemanusiaan dari Negeri Jiran, Jamaah Pengajian Malaysia Bantu Korban Banjir di Aceh

KABAR BIREUEN, Bireuen — Solidaritas lintas negara kembali terjalin kuat antara Aceh dan Malaysia. Jamaah pengajian asal negeri jiran itu turun langsung membantu korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh selama dua hari, Sabtu–Minggu, 27–28 Desember 2025.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti eratnya ikatan persaudaraan yang telah terjalin sejak lama antara masyarakat Aceh dan Malaysia.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, pakaian layak pakai, kain sarung, sajadah, serta berbagai perlengkapan ibadah lainnya. Tak hanya itu, para relawan juga turut membantu pembangunan sumur bor serta perbaikan meunasah yang rusak akibat terjangan banjir.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Waled Aiyub bin Ahmad, ustaz pengajian asal Aceh yang telah lama menetap di Malaysia. Ia didampingi Tgk Khanzul Kiran, tim relawan dari Malaysia dan Aceh, serta Relawan H Ruslan Daud (HRD).

Waled Aiyub dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (28/12/2025), menjelaskan, seluruh bantuan berasal dari para jamaah pengajian di Malaysia, baik warga Melayu setempat maupun warga Aceh yang bermukim di negeri jiran. Menurutnya, kepedulian itu lahir dari rasa persaudaraan dan empati yang mendalam terhadap musibah yang menimpa masyarakat Aceh.

Pendistribusian bantuan dari Jamaah Pengajian Malaysia kepada para korban banjir di Aceh.  (Foto: Dok. Pribadi)

“Selama dua hari ini kami berkeliling Aceh menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsian dan rumah warga terdampak. Kami sangat bersedih dan turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Banyak yang kehilangan harta benda, bahkan anggota keluarga,” ungkap Waled.

Alumni Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, Bireuen, itu menegaskan, duka Aceh adalah duka bersama. Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban bencana.

“Aceh dan Malaysia adalah saudara. Sejak dahulu kita memiliki sejarah dan ikatan yang kuat. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu,” kata Waled yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Waled juga mengajak masyarakat Aceh yang tertimpa musibah untuk tetap bersabar dan tabah menghadapi ujian. Ia meyakini, di balik setiap cobaan selalu tersimpan hikmah dari Allah SWT. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...