Kalapas Kelas II B Bireuen Abas Rukhandar,Amd,IP, Sos, MAP

KABAR BIREUEN –  Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19) , sebanyak 19 narapidana (warga binaan) Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Bireuen yang sudah menjalani 2/3 hukuman mendapat pemberian bebas asimilasi, Kamis (2/4/2020).

Kalapas Kelas II B Bireuen Abas Rukhandar,Amd,IP, Sos, MAP menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Jum’at (3/4/2020).

Dikatakan, pemberian bebas asimilasi kepada 19  warga binaan LP kelas II B Bireuen berdasarkan Permen Kemenham No 10 tahun 2020 dan Kepmen Kubham Kep M.HH-19 PK.01.04.04 tahun 2020 tentang pemberian asimilasi di rumah.

Pemberian bebas asimilasi turut dibekali dengan SK diserahkan Kalapas Bireuen kepada 19 warga binaan yang mendapat pemberian asimilasi. Mereka dalam menjalankan asimilasi tidak boleh keluar rumah.

Sebelum bebas asimilasi, pihaknya telah memberikan arahan ke-19 warga binaan tersebut agar mematuhi ketentuan yang diberikan tidak dilanggar untuk menghirup udara luar bersama keluarganya di rumah.

“Mereka sebenarnya bukan bebas tapi masih ada sangkut paut dengan Lapas dan masih ada tahapan proses selanjutnya yaitu cuti bersyarat,” jelasnya.

Pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap 19 napi yang telah mendapat bebas asimilasi harus tetap di rumah.

“Jika kedapatan melanggar,  pemberian asimilasi dicabut dan napi dikembalin ke Lapas,” tegas Abas. (H.AR Djuli).

BAGIKAN