Tgk Nazaruddin, Ketua MPU Bireuen

KABAR BIREUEN – Keputusan bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama, Kepala Dinas Syariat Islam dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen tentang besaran zakat fitrah Tahun 1441 Hijriah/2020 Masehi, ditetapkan dalam bentuk beras 2,8 kg per jiwa.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Bireuen Tgk Nazarudddin didampingi Imam Besar Masjid Agung Sultan Jeumpa, Drs Tgk H Jamaluddin Idris, menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di kantornya, Senin (11/5/2020).

Dikatakannya, penghitungan zakat dalam bentuk beras satu sha’k (4 MUD Nabawi) berdasarkan mazhab Syafi’i atau satu setengah bambu atau 2,8 kilogram per jiwa.

Dalam bentuk uang besaran zakat fitrah harus mengambil pedoman mazhab Hanafi dengan besarannya seharga dengan 3,8 kg dari empat bahan pokok yang wajib dikeluarkan zakat fitrah, yaitu gandum, syair (langla), kurma dan anggur kering/kismis,” ujar Tgk Nazaruddin. (H. AR Djuli /*)

BAGIKAN