Ustaz Abdul Somad (kanan) bersama Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Ustaz Muhammad Fadhil Rahmi, Lc.

KABAR BIREUEN- Selain memenuhi keinginan masyarakat Aceh untuk safari dakwah,  dalam kesempatan kali ini Ustadz Abdul Somad juga akan meresmikan Waqaf 1550 pohon kurma.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua IKAT Aceh H.M Fadhil Rahmi  Lc, Kamis (28/6/ 2018), menyebutkan, Ustad Abdul Somad dalam safari dakwah kali ini  mewakafkan kebun kurma di kebun kurma Barbate, pada Selasa (3/7/2018) pukul 11.00 WIB.

Wakaf kebun kurma adalah program Baitul Mal Barbate yang bekerjasama dengan Tazkia Institut Jakarta, Aksi Cepat Tanggap, Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah dan Bank Aceh.

“Setelah selesai Tabligh di Lapangan Tugu,  sebelum melanjutkan safari ke Samalanga,  Bireuen dan Bener Meriah,  UAS dijadwalkan singgah sebentar ke kebun kurma untuk melaunching waqaf kurma, ” jelas sahabat dekat UAS tersebut didampingi Syukri syafii dan Mahdi Muhammad, pemilik kebun kurma dan dua inisiator utama kegiatan tersebut.

Wakaf pohon kurma, bibit, tanam, rawat hingga panen sekitar 4 tahun. Pohon wakaf tersebut  akan ditamam di tanah wakaf. Rencana 1.550 pohon akan ditanam dilahan seluas 15 hektar.

Pengelolaan dari penanaman hingga hasil akan silalukan oleh Baitul Mal Barbate (Yayasan Wakaf Baitul Mal Barbate). Hasil tersebut akan dimanfaatkan untuk memajukan pendidikan Islam dan membantu fakir miskin.

“Diharapkan hasil tersebut bisa membantu, dengan asumsi, jika satu pohon menghasilakn 200 kg per tahun dengan harga Rp 150.000 per kg, maka satu pohon akan bisa memberikan beasiswa untuk satu orang selama usia pohon kurma sekitar 100 tahun,” katanya. (REL).

BAGIKAN