Sabtu, 2 Mei 2026

Transparansi di Baitul Mal Bireuen Menjadi Harga Mati

Oleh: Rizki Dasilva

Kepala SMAIT Entrepreneur Muhammadiyah Bireuen

ZAKAT, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga simbol solidaritas umat. Di Bireuen, Baitul Mal sebagai pengelola dana Zis memikul tanggung jawab besar: memastikan setiap rupiah sampai ke tangan yang tepat. Sayangnya, tanpa transparansi, kepercayaan masyarakat bisa terkikis.

Di era digital ini, publik menuntut akuntabilitas. Baitul Mal Bireuen harus menjadi garda terdepan dalam mengubah dana sosial menjadi program nyata, seperti bantuan pendidikan dan kesehatan, dengan prinsip open book.

Termasuk di dalamnya, bantuan modal usaha untuk pengusaha kecil dan bantuan rumah bagi fakir miskin harus dikawal ketat agar tak ada celah korupsi.

Transparansi adalah pilar kepercayaan. Saya menyarankan kedepan baitul mal bireuen setiap muzakki bisa melacak dana mereka secara real-time, seperti memantau paket online. Al-Qur’an tegas menyebut, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu” (QS Al-Anfal: 27).

Baitul Mal wajib merespons ayat ini dengan laporan keuangan terbuka, auditan independen, dan publikasi program secara rutin.

Khusus untuk bantuan modal usaha dan perbaikan rumah kaum dhuafa, transparansi harus menjadi harga mati. Jangan sampai ada “pemotongan” dana atau main DP atau alokasi fiktif yang merugikan penerima. Ini rejekinya orang fakir, sayangi mereka.

Sebenarnya , transparansi bisa mendongkrak partisipasi masyarakat. Ketika warga Bireuen yakin dana ZIS dikelola profesional, mereka akan berlomba memberi.

Contohnya, di Aceh Besar, Baitul Mal setempat berhasil meningkatkan penerimaan zakat 40% hanya dengan meluncurkan portal transparansi.

Mereka juga mencatatkan setiap penerima bantuan modal dan renovasi rumah dalam database publik, sehingga para muzakki bisa melihat langsung dampak sumbangan mereka.

Sebaliknya, ketidakjelasan aliran dana akan memicu skeptisisme. Jangan sampai Bireuen tertinggal hanya karena ragu membuka data! Apalagi kita penduduk kedua terbanyak di provinsi Aceh.

Kedepan baitul bireuen wajib ada web atau portal digital yang mendukung Akuntabilitas dan transparansi.

Harus ada Data base penerima zakat dan juga memiliki menu lengkap seperti (Bayar zakat online, kalkulator zakat, konsultasi zakat dll). Portal dan web ini juga menjadi tameng dari penyalahgunaan.

Dana ZIS adalah “darah” bagi mustahik; bocor sedikit saja, nyawa sosial bisa terancam. Bantuan modal usaha yang diselewengkan akan membunuh harapan pengangguran bangkit mandiri. Sedangkan korupsi dana bantuan rumah hanya memperpanjang nestapa fakir miskin.

Transparansi meminimalisir risiko korupsi, kolusi, atau kesalahan administrasi. Baitul Mal Bireuen perlu membentuk tim pengawas yang melibatkan tokoh agama, akademisi, dan masyarakat sipil, untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Misalnya, verifikasi penerima bantuan rumah harus melibatkan Geucyik Ketua Dusun dan lembaga independen, sementara pelatihan usaha wajib disertai laporan progres yang bisa diakses publik. Begitu setiap bantuan UMKM harus ada pendampingan.

Sudah saatnya Baitul Mal Bireuen menjadi pelopor perubahan. Langkah konkret seperti merilis laporan bulanan di website, mengadakan forum pertanggungjawaban publik, atau menggunakan blockchain untuk pencatatan dana bisa menjadi terobosan.

Dengan transparansi ekstra pada program bantuan produktif dan rumah layak huni, Bireuen bisa menjadi contoh daerah yang memutus mata rantai kemiskinan tanpa cela.

Dengan cara ini, Bireuen tak hanya memakmurkan ekonomi umat, tetapi juga mencontohkan tata kelola ZIS berintegritas. Mari dorong Baitul Mal Bireuen menjadi garda mengentaskan kemiskinan dan terbuka agar setiap rupiah ZIS menjadi investasi akhirat yang tak pernah rugi! [*]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...