KABAR BIREUEN, Jakarta – Tgk Zulkarnain terpilih sebagai Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Slipi Jakarta periode 2025–2029 dalam musyawarah yang digelar di Meunasah TIM Slipi, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta, Minggu (25/5/2025). Dia terpilih secara aklamasi menggantikan Ir Nofal Affan yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Pemilihan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Aceh di Jakarta. Ketua Panitia Pemilihan, dr Reza Zulfahni FISQua, Aifo-K, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, pemilihan Ketua TIM Cabang Slipi untuk periode empat tahun ke depan berlangsung lancar. Ini berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, terutama panitia dan para tokoh masyarakat Aceh di Jakarta,” ujar dr Reza kepada wartawan seusai pemilihan tersebut.
Reza yang juga dikenal sebagai salah satu dokter muda asal Aceh di Jakarta, mengajak seluruh masyarakat Aceh di wilayah Slipi dan sekitarnya untuk mendukung kepengurusan baru. Dia menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen untuk memajukan organisasi ke arah yang lebih baik.

“Kami juga berterima kasih kepada Ketua TIM Slipi sebelumnya, Ir Nofal Affan, beserta jajarannya yang telah membesarkan organisasi ini dan menjaga semangat kebersamaan di kalangan warga Aceh di Jakarta,” ucap Reza.
Tgk Zulkarnain, dalam sambutannya setelah terpilih, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan TIM Cabang Slipi sebagai wadah pemersatu masyarakat Aceh yang lebih solid dan dinamis. Dia berharap seluruh pihak dapat bergandengan tangan untuk membangun organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1950 tersebut.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar kita bisa bersama-sama membangun TIM Slipi menjadi lebih baik dan terus berkiprah positif di tengah masyarakat,” ujar Tgk Zulkarnain.
TIM merupakan organisasi paguyuban masyarakat Aceh di wilayah Jabodetabek yang telah berdiri sejak tahun 1950. Organisasi ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat jati diri budaya dan solidaritas warga Aceh di perantauan. (Rel)












