Terdakwa Pelecehan Seksual Terhadap Anak Divonis Bebas, Jaksa Kasasi ke Mahkamah Agung

KABAR BIREUEN, Bireuen –  Putusan bebas terdakwa pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur oleh hakim Mahkamah Syar’iyah Bireuen, membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melakukan upaya hukum kasasi atas putusan tersebut.

Sebelumnya, pada 2 September 2024, JPU membacakan tuntutan terhadap terdakwa MBY dan menyatakan, secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana jarimah pelecehan seksual terhadap anak.

Hal tersebut, sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 47 Jo. pasal 1 angka 27 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat sebagaimana dalam dakwaan subsidair, dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa MBY dengan pidana penjara selama 80 bulan penjara, dikurangi selama masa penangkapan dan/atau penahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Bireuen, Munawal Hadi SH MH kepada media, Kamis, 26 September 2024, menyebutkannya, terdakwa inisial MBY sebelumnya diputus bebas berdasarkan Putusan Mahkamah Syar’iyah Bireuen nomor : 3/JN/MS/2024/MS.Bir yang diucapkan oleh hakim Mahkamah Syar’iyah Bireuen pada 24 September 2024.

“JPU Kejari Bireuen baru menerima salinan putusan perkara tersebut pada Kamis 26 September 2024,” katanya.

Disebutkan Munawal, setelah menerima salinan putusan bebas tersebut, JPU langsung menyatakan melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Dijelaskan Munawal Hadi, terdakwa MBY dituntut JPU Kejari Bireuen karena telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur berinisial Sf (15 tahun), sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 47 Jo Pasal 1 angka 27 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

BACA JUGA: Pelecehan Seksual Terhadap Anak Tidak Terbukti, Kakek 76 Tahun Ini Divonis Bebas

Kejadian pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan terdakwa MBY terjadi pada 16 April 2024 sekira pukul 14.00 WIB, di dalam kamar rumah terdakwa di kawasan Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Terdakwa menyuruh korban masuk ke dalam rumahnya. Lalu, terdakwa memberikan handphone miliknya kepada korban untuk bermain.

“Selanjutnya korban diajak oleh terdakwa masuk ke dalam kamar tidur. Kemudian, di sana terjadi pelecehan terhadap korban. Sehingga, mengakibatkan selaput dara korban robek arah pukul 2,5 dan pukul 8 dengan kesimpulan selaput dara tidak utuh,” sebutnya.

Hal itu sebagaimana hasil visum et repertum yang dikeluarkan RSUD dr. Fauziah Bireuen.

Pelecehan seksual yang dilakukan terdakwa terhadap korban, telah terjadi sebanyak tiga kali.

Di antaranya, dua kali dilakukan di rumah terdakwa dan satu kali di gubuk pada sebuah kebun, dalam waktu yang berbeda-beda.

Korban merupakan anak dengan keterbelakangan mental (borderline devective)/IQ rendah, sebagaimana hasil keterangan pemeriksaan psikologi yang dikeluarkan RSUD dr. Fauziah Bireuen. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Musnahkan 104,86 Hektare Ladang Ganja di Enam Kabupaten

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan ladang ganja seluas 104,86 hektare yang tersebar di enam...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Peringatan Maulid di SMPN 2 Bireuen Dirangkai Salawat dan Zikir 

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda, keluarga besar UPTD SMP Negeri 2 Bireuen menggelar peringatan Maulid Nabi...

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Penggunaan QRIS di Aceh terus tumbuh. Sejak 2021 hingga September 2026, Bank Aceh telah menjaring 25.748 merchant QRIS. Jumlah...

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

KABAR POPULER

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Hadiri Maulid IMKB Banda Aceh, Bupati Mukhlis Harap Masyarakat Bireuen di Perantauan Berikan Manfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB)...

Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya Kini Ditangani Polda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh menangani laporan dugaan tindak pidana khalwat yang melibatkan oknum Ketua DPRK Nagan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Sudah Layani 154 Kasus Bedah Digestif Gunakan Endoskopi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Salah satu layanan unggulan pada RSUD dr Fauziah Bireuen adalah bedah digestif. Sejak dibuka, sudah menangani 154 kasus menggunakan operasi...