Kamis, 30 April 2026

Progresnya Sudah Capai 90 Persen, Jembatan Bailey Teupin Reudeup–Awe Geutah Diperkirakan Rampung Jumat Ini

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemasangan Jembatan Bailey Teupin Reudeup (Kecamatan Peusangan Selatan)–Awe Geutah (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng), Kabupaten Bireuen, sebagai jalur alternatif penghubung Jalan Medan–Banda Aceh, hampir rampung.

Hingga kini, progres pekerjaan jembatan darurat tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Jika tidak ada kendala, ditargetkan jembatan ini rampung dan dapat digunakan pada Jumat ini (19/12/2025).

Jembatan bailey tersebut dibangun sebagai solusi sementara pengalihan akses Aceh-Medan di kawasan Kabupaten Bireuen, setelah putusnya Jembatan Kuta Blang akibat banjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada 25 November lalu. Kehadiran jembatan ini sangat vital untuk memulihkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional tersebut.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, mengatakan, sebagian besar struktur utama jembatan sudah terpasang. Hal itu disampaikannya kepada Kabar Bireuen saat meninjau langsung progres pengerjaan jembatan darurat tersebut, Rabu (17/12/2025).

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, sedang memantau pemasangan jembatan darurat Teupin Reudeup-Awe Geutah yang sedang dikebut pengerjaannya. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

“Struktur utama sudah terpasang, lantai jembatan dan oprit juga sudah siap. Saat ini tinggal tahap finishing. Kami mohon masyarakat bersabar karena faktor keselamatan jauh lebih penting,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, apabila cuaca mendukung dan tidak muncul kendala teknis baru, jembatan bailey tersebut ditargetkan rampung pada Jumat, 19 Desember 2025.

Mukhlis menjelaskan, jembatan bailey ini memiliki panjang sekitar 36 meter dan disambungkan dengan sisa jembatan rangka baja lama. Namun, demi menjaga keamanan, jembatan ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan bobot maksimal 12 ton.

Penampakan jembatan bailey Teupin Reudeup-Awe Geutah secara utuh yang telah tersambung dengan jembatan rangka baja. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Dia juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi selama proses pemasangan jembatan tersebut, sehingga waktu pengerjaannya sedikit lebih lama dari perencanaan awal. Salah satunya, material jembatan berasal dari tiga jembatan bailey berbeda yang digabung menjadi satu konstruksi, sehingga menyulitkan pemasangannya.

“Selain itu, alat berat crane tidak memungkinkan untuk dibawa ke lokasi, sehingga banyak pekerjaan harus dilakukan secara manual. Faktor cuaca juga cukup memengaruhi, karena saat hujan pekerjaan yang membutuhkan listrik seperti pengelasan, terpaksa dihentikan,” jelasnya.

Bupati Mukhlis berharap, dengan segera difungsikannya jembatan darurat ini, distribusi logistik untuk para korban banjir melalui jalan nasional Medan–Banda Aceh tidak lagi terganggu. (Suryadi)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

APRI Bireuen Gelar Raker, Kakan Kemenag Bireuen Harap Penghulu Harus Mampu Kuasai Teknologi Informasi 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen, menggelar rapat kerja dan evaluasi program kerja di Aula Kankemenag setempat,...

Kunker ke Sabang, HRD Harap Pemerintah Pusat Harus Serius Benahi Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Sabang – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), mengharapkan adanya keterbukaan dan keseriusan...

Resmi Pimpin DPC PPP Bireuen, Edi Saputra: Saya Siap Wakafkan Diri untuk Kejayaan Ka’bah!

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Peta politik di Kabupaten Bireuen mulai bergerak. Musyawarah Cabang (Muscab) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen resmi melahirkan kepemimpinan...
Edi Saputra memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua PPP Bireuen dalam Muscab VI Tahun 2026, Selasa (28/4/2026) malam di Aula Wisma Bireuen Jaya (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Ditetapkan Dalam Muscab VI, Edi Obama Ketuai PPP Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Edi Saputra SH MM yang akrab disapa Edi Obama resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)...

KABAR POPULER

Edi Saputra memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua PPP Bireuen dalam Muscab VI Tahun 2026, Selasa (28/4/2026) malam di Aula Wisma Bireuen Jaya (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Ditetapkan Dalam Muscab VI, Edi Obama Ketuai PPP Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Edi Saputra SH MM yang akrab disapa Edi Obama resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)...

Semarak Hardiknas 2026, Kankemenag Bireuen Luncurkan Madrasah Unggul dan Tanam Seribu Pohon Wakaf Produktif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen menggelar Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan berbagai terobosan strategis, mulai dari...

Antisipasi Korban Berjatuhan, Jalan Rusak Leubu-Ulee Gle Makmur Mulai Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Ruas jalan utama di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akibat kerusakan parah dan berlubang, akhirnya...

Resmi Pimpin DPC PPP Bireuen, Edi Saputra: Saya Siap Wakafkan Diri untuk Kejayaan Ka’bah!

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Peta politik di Kabupaten Bireuen mulai bergerak. Musyawarah Cabang (Muscab) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen resmi melahirkan kepemimpinan...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...