Jumat, 3 Juli 2026

Progresnya Sudah Capai 90 Persen, Jembatan Bailey Teupin Reudeup–Awe Geutah Diperkirakan Rampung Jumat Ini

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemasangan Jembatan Bailey Teupin Reudeup (Kecamatan Peusangan Selatan)–Awe Geutah (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng), Kabupaten Bireuen, sebagai jalur alternatif penghubung Jalan Medan–Banda Aceh, hampir rampung.

Hingga kini, progres pekerjaan jembatan darurat tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Jika tidak ada kendala, ditargetkan jembatan ini rampung dan dapat digunakan pada Jumat ini (19/12/2025).

Jembatan bailey tersebut dibangun sebagai solusi sementara pengalihan akses Aceh-Medan di kawasan Kabupaten Bireuen, setelah putusnya Jembatan Kuta Blang akibat banjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada 25 November lalu. Kehadiran jembatan ini sangat vital untuk memulihkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional tersebut.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, mengatakan, sebagian besar struktur utama jembatan sudah terpasang. Hal itu disampaikannya kepada Kabar Bireuen saat meninjau langsung progres pengerjaan jembatan darurat tersebut, Rabu (17/12/2025).

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, sedang memantau pemasangan jembatan darurat Teupin Reudeup-Awe Geutah yang sedang dikebut pengerjaannya. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

“Struktur utama sudah terpasang, lantai jembatan dan oprit juga sudah siap. Saat ini tinggal tahap finishing. Kami mohon masyarakat bersabar karena faktor keselamatan jauh lebih penting,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, apabila cuaca mendukung dan tidak muncul kendala teknis baru, jembatan bailey tersebut ditargetkan rampung pada Jumat, 19 Desember 2025.

Mukhlis menjelaskan, jembatan bailey ini memiliki panjang sekitar 36 meter dan disambungkan dengan sisa jembatan rangka baja lama. Namun, demi menjaga keamanan, jembatan ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan bobot maksimal 12 ton.

Penampakan jembatan bailey Teupin Reudeup-Awe Geutah secara utuh yang telah tersambung dengan jembatan rangka baja. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Dia juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi selama proses pemasangan jembatan tersebut, sehingga waktu pengerjaannya sedikit lebih lama dari perencanaan awal. Salah satunya, material jembatan berasal dari tiga jembatan bailey berbeda yang digabung menjadi satu konstruksi, sehingga menyulitkan pemasangannya.

“Selain itu, alat berat crane tidak memungkinkan untuk dibawa ke lokasi, sehingga banyak pekerjaan harus dilakukan secara manual. Faktor cuaca juga cukup memengaruhi, karena saat hujan pekerjaan yang membutuhkan listrik seperti pengelasan, terpaksa dihentikan,” jelasnya.

Bupati Mukhlis berharap, dengan segera difungsikannya jembatan darurat ini, distribusi logistik untuk para korban banjir melalui jalan nasional Medan–Banda Aceh tidak lagi terganggu. (Suryadi)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Transformasi Teknologi BSI Tuntas, Bisnis Digital Siap Melaju Lebih Cepat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sukses menuntaskan transformasi sistem Information Technology (IT) sebagai fondasi percepatan bisnis dan penguatan...

Hadiri HUT Ke-26 APKASI, Bupati Bireuen Bidik Peluang Kerja Sama Baru untuk Pembangunan Daerah

0
KABAR BIREUEN, Deli Serdang – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menghadiri pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)...

Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memastikan hilirisasi akan berjalan dengan ladang minyak dan gas (migas) Andaman. “Gas alam melimpah,...

KABAR POPULER

Hadiri HUT Ke-26 APKASI, Bupati Bireuen Bidik Peluang Kerja Sama Baru untuk Pembangunan Daerah

0
KABAR BIREUEN, Deli Serdang – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menghadiri pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)...

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

APRI Bireuen Gelar Rapat Persiapan Harlah ke-7, Diwarnai Pelepasan Dua Anggota yang Purna Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen menggelar rapat dengan agenda persiapan pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) ke-7 APRI...

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor Usaha Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor...