KABAR BIREUEN, Makmur – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen melalui PMI Kecamatan Makmur menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Alue Rusa, Gampong Blang Perlak, Kecamatan Makmur, Selasa (28/10/2025).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap warga yang tertimpa musibah. Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, SE, memberikan bantuan senilai Rp2 juta, terdiri dari Rp1 juta dalam bentuk barang kebutuhan pokok dan Rp1 juta uang tunai.
Adapun bantuan barang mencakup beras, minyak goreng, gula, telur, roti, kain sarung, mi instan, teh bubuk, sirup, perlengkapan kebersihan (hygiene kit), serta satu set peralatan masak.
Bantuan dari PMI Kabupaten Bireuen tersebut diserahkan langsung pengurus PMI Kecamatan Makmur, yakni Faisal Ali, Hafdhi, Baihaqi, dan Zamri, yang mendatangi rumah korban menggunakan sepeda motor.
Setibanya di lokasi, mereka disambut Penjabat Keuchik Rasyidin, korban kebakaran Saiful (49), istrinya Riza Izzati, serta dua anak mereka, Muhammad Nafais dan Muhammad Arkanza.

Ketua PMI Kecamatan Makmur, Faisal Ali, menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada keluarga korban. Setelah penyerahan, para pengurus PMI bersama warga setempat dan staf Kantor Camat Makmur Adli turut membantu mendirikan tenda darurat agar keluarga korban dapat berteduh dengan aman.
“Bantuan berupa barang senilai Rp1 juta dan uang tunai Rp1 juta ini semoga bermanfaat untuk keluarga Bang Saiful,” ujar Faisal Ali.
BACA JUGA: Tragedi di Makmur, Rumah Warga Blang Perlak Ludes Terbakar
Sementara itu, Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, menyampaikan terima kasih kepada jajaran PMI Kecamatan Makmur yang telah menyalurkan bantuan secara langsung kepada korban musibah.
“Semoga bantuan dari PMI dapat meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah,” ucap Edi Saputra melalui sambungan telepon.
Selain dari PMI, sebelumnya Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, juga telah menyerahkan bantuan secara langsung dengan mendatangi lokasi kebakaran. Dinas Sosial Kabupaten Bireuen turut menyalurkan bantuan dengan mendirikan tenda tempat tidur bagi keluarga korban. (Faisal Ali)












