Minggu, 3 Mei 2026

Pemerintah Aceh Promosikan PKA ke-8 Kepada Dubes Negara Sahabat

KABAR BIREUEN – Pemerintah Aceh terus melakukan berbagai program promosi untuk memikat berbagai pihak datang berkunjung ke Aceh, tepatnya pada saat Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 digelar nanti.

Terbaru, pada Senin (6/3/2023), Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. Mawardi, memperkenalkan PKA kepada sejumlah duta besar (dubes) dari berbagai negara sahabat pada acara Beranda Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 di Hotel Le Méridien, Jakarta, Senin (6/3/2023).

Mawardi menyebutkan, PKA ke-8 akan digelar Pemerintah Aceh pada 19-27 Agustus 2023 mendatang. Even tersebut menjadi program khusus Pemerintah Aceh yang bertujuan untuk mendukung pembangunan sosial dan ekonomi.

Adapun tema acara besar itu adalah “Jalur Rempah Aceh”, Menghangatkan Bumi, Menyembuhkan Dunia.

“Jalur rempah adalah salah satu agenda khusus nasional. Sejarah menentukan rempah-rempah tidak hanya sebagai komoditas umum, tetapi juga membawa nilai dan gaya hidup bagi umat manusia. “Jalur Rempah” adalah jalur pelayaran yang membawa rempah-rempah ke seluruh dunia dan menciptakan transmisi rempah-rempah,” kata Mawardi.

Mawardi mengatakan, Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan “Jalur Rempah” sebagai salah satu program prioritas nasional sejak 2021. Dan Aceh menjadi bagian dari jalur rempah Indonesia yang menghubungkan dunia.

“Oleh karena itu, provinsi lain di Indonesia lain juga terletak di jalur rempah, akan bergabung dengan Pekan Kebudayaan Aceh ke-8. Selain itu, untuk pertama kalinya, Aceh juga mengundang dunia melalui beberapa negara sahabat, untuk ikut serta dalam acara besar ini yang sangat sakral bagi rakyat kita,” sebut Mawardi.

Mawardi juga yakin, jika PKA dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Aceh sampai 6,8 persen. Hal tersebut diperhitungkan sebagaimana pengunjung yang datang pada even PKA sebelumnya yang mencapai empat juta pengunjung.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, dalam semua penampilan budaya, Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 juga akan menunjukkan empat sektor teratas kami, yaitu pertanian, pariwisata, pertambangan, dan industri pengolahan. Empat sektor teratas ini diperkirakan kuat akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Aceh, sehingga akan memberikan kontribusi lebih besar pada kenaikan ekonomi global,” ujar Mawardi.

Mawardi berharap, PKA ke-8 bisa menciptakan interkoneksi dan keterbukaan global di antara semua peserta, sebagai dua fitur penentu dunia modern yang telah memberikan manfaat besar bagi sebagian besar populasi global. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...