Ninano Label, Hijab Motif Etnik UMKM Binaan BSI

KABAR BIREUEN – Industri fashion muslim di Indonesia seolah tidak pernah berhenti mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Salah satu yang mencuri perhatian ialah sektor bisnis hijab. Selain brand nasional yang dikenal khalayak ramai, para UMKM di daerah juga terus berinovasi dan menuangkan ide kreatifnya guna menembus pasar yang lebih luas.

Salah satu hijab lokal brand yang menjadi binaan BSI UMKM Center Aceh yaitu “Ninano Label” dapat membuktikan bahwa kreatifitas tanpa batas mampu menjuarai kompetisi nasional. Brand ini hadir dengan membawa corak nusantara sebagai identitasnya. Tidak hanya menyediakan hijab dengan bahan premium serta harga terjangkau, Ninano Label juga terus menguatkan DNA ciri khas produknya.

“Usaha ini kami mulai di tengah Pandemi Covid-19, tepatnya April 2021 yang kemudian diberi nama Ninano Label yang berfokus di produksi hijab dengan berbagai jenis. Ciri khas hijab yang diproduksi oleh Ninano Label mengangkat motif etnik dan corak nusantara, mulai etnik Aceh, Minangkabau, Palembang, Sumbawa, serta banyak daerah lainnya. Selain itu juga terdapat corak abstrak dengan paduan nilai etnik, bunga-bunga, hingga lukisan,” jelas Akieno Satria selaku pemilik Ninano Label pada Senin (15/01/2024).

Hijab merupakan kebutuhan dasar bagi perempuan muslim, berbeda dengan sepatu, yang biasa hanya dimiliki beberapa pasang. Berbeda dengan hijab yang bisa di koleksi dalam jumlah banyak karena di padu-padan kan dengan pakaian yang digunakan. Akieno selaku pelaku UMKM yang kreatif pun melihat fenomena ini sebagai sebuah kesempatan.

“Ninano Label melihat peluang dari budaya konsumtif tersebut menjadi sebuah kesempatan untuk menawarkan hijab dengan bahan yang bagus, motif yang mengusung etnik, namun harga yang masih ramah di kantong yaitu mulai harga Rp 160.000,- (seratus enam puluh ribu rupiah).
Brand kami selalu mengeluarkan desain terbaru setiap bulan, dalam satu series dengan banyak pilihan warna. Sehingga setiap pelanggan datang, selalu menawarkan edisi terbaru. Lewat Ninano Label, kami ingin memperlihatkan keindahan Nusantara bagi para Muslimah yang menggunakan hijab tersebut,” papar Akieno.

Karena jeli dalam melihat peluang, kini Ninano label pun sudah memiliki pelanggan setia dengan rata-rata penjualan 2.500 lembar hijab tiap bula dengan omset mencapai 500 juta sebulan. Untuk memaksimalkan bisnis UMKM binaan tersebut, BSI juga hadir dalam memberikan fasilitas terbaik yang dapat di nikmati oleh seluruh nasabah kategori UMKM. Yaitu di antaranya produk pembiayaan KUR, Mikro serta SME (Small Medium Enterprise). Sesuai komitmen yang di sampaikan yaitu BSI terus berkomitmen untuk menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tim Putra RSUD dr Fauziah dan Tim Putri Puskesmas Kuala Juara Turnamen Bola Voli...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Turnamen Bola Voli antar Puskesmas dan Instansi Kesehatan se-Kabupaten Bireuen dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026,...

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengimbau masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Keuchik Karieng Tolak Hasil Mubes Almuslim X, Tuntut Transparansi Keuangan dan Aset Yayasan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan kepengurusan. Keuchik Karieng, Kecamatan...

Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga

0
KABAR BIREUEN, Pidie – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menjenguk para korban insiden pengibaran dan penertiban...

KABAR POPULER

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

Penolakan Hasil Musyawarah Almuslim X Meluas, Imum Mukim Lamkuta Minta Legalitas Ditinjau Ulang: Yayasan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan terus meluas. Kali ini, Imum Mukim Lamkuta, Kecamatan Jangka, H....

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Keuchik Pulo Blang Desak Transparansi Pengelolaan Aset...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Keuchik Pulo Blang, Kecamatan Jangka, Baihaqi, S.Pd., menolak keras hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang menetapkan kepengurusan...

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...