KABAR BIREUEN, Makmur – Aksi pencurian kembali menyasar lingkungan sekolah di Kabupaten Bireuen. Kali ini, pelaku membobol ruang Tata Usaha (TU) MIN 18 Bireuen di Kecamatan Makmur, Kamis (6/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Tiga unit laptop yang digunakan untuk keperluan ujian siswa, satu printer, dan satu unit Personal Computer (PC), raib dibawa kabur. Kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Kepala MIN 18 Bireuen, Nasriah, S.Ag., MA, mengatakan, pelaku diduga masuk melalui loteng ruang TU. Setelah berhasil membuka loteng, pelaku turun ke dalam ruangan melalui lemari hingga mencapai lantai.
“Pelaku mengobrak-abrik meja untuk mencari kunci lemari tempat barang-barang berharga disimpan,” ujar Nasriah kepada wartawan.
Setelah menemukan kunci, pelaku membuka lemari bagian bawah dan mengambil tiga unit laptop yang tersimpan di dalamnya. Menurut Nasriah, sebuah scanner yang berada di lokasi tidak ikut dibawa.

Selain laptop, pelaku juga membawa kabur satu unit printer dan satu unit PC komputer yang berada di atas meja ruang TU.
“Laptop yang hilang itu digunakan untuk pelaksanaan ujian siswa,” jelasnya.
Staf Tata Usaha, Maulida, mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut saat membuka kantor sekitar pukul 07.10 WIB. Saat memasuki ruangan, ia mencium bau asap rokok dan melihat lemari penyimpanan laptop dalam keadaan terbuka.
“Saya sempat bertanya kepada kepala madrasah siapa yang mengambil laptop. Setelah melihat loteng sudah terbuka, baru saya sadar ruang TU telah dibobol,” katanya.
Menurut Maulida, pelaku tidak mengambil proyektor (infokus) yang berada di lantai. Pelaku diduga keluar kembali melalui loteng karena pintu depan masih dalam kondisi terkunci.

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya jejak kaki di tanah bagian belakang madrasah yang masih basah akibat hujan. Di dalam ruangan, pelaku juga meninggalkan abu dan puntung rokok, serta diduga sempat memakan buah salak dan meminum air mineral yang tersedia.
Peristiwa itu telah dilaporkan ke Polsek Makmur. Pihak madrasah juga telah menyampaikan laporan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad).
Ini bukan kali pertama MIN 18 Bireuen menjadi sasaran pencurian. Pada awal Juli 2026, saat masa libur sekolah, madrasah tersebut juga kehilangan satu unit mesin pompa air (sanyo).
BACA JUGA: Maling Beraksi di MIN 50 Bireuen, Gondol Tiga Laptop dan Empat Ponsel
Dalam beberapa waktu terakhir, aksi pencurian di lingkungan sekolah di Bireuen memang marak terjadi. Awal Juli lalu, tiga unit infokus dilaporkan hilang dari MAN 2 Bireuen di Cot Gapu. Selanjutnya, pada Selasa (4/8/2026), pelaku juga menggasak tiga laptop dan empat telepon seluler milik pribadi di MIN 50 Bireuen, Desa Juli Cot Meurak, Kecamatan Juli. (Faisal Ali)












