Selasa, 14 April 2026

Mahasiswa Umuslim KKM Internasional di Malaysia 

KABAR BIREUEUN, Kedah-Mahasiwa  Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Almuslim (Umuslim) Peisangan melaksanakan kuliah kerja mahasiswa (KKM) di Kampung Aceh, Yan, Kedah, Malaysia.

Kegiatan KKM ini digagas sejak tahun lalu, dan baru bisa terlaksana pada tahun ini, mulai  21 Januari-4 Februari 2025.

Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasioanl Universitas Almuslim sekaligus ketua rombongan dari Universitas Almuslim Peusangan, Bireuen, Risky Novialdi kepada Kabar Bireuen, Kamis (6/2/2025), mengatakan, kegiatan tersebut mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat di Kampung Aceh di Malaysia.

Masyarakat di Aceh Malaysia sebagian besar memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan orang Aceh di Indonesia, dan sudah menjadi keturunan ke-7 dan berkewarganegaraan Malaysia.

Dikatakannya, meskipun sudah hidup cukup lama di Malaysia, sejak tahun 1808, orang-orang keturunan Aceh, Yan, Kedah ini masih menggunakan Bahasa Aceh dalam kesehariannya.

“Kedatangan mahasiswa dari Universitas Almuslim dijamu dengan sangat baik, sebagaimana adat pemulia jamee yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Aceh pada umumnya,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan KKM ini juga dibarengi dengan persembahan Seni Budaya Aceh dari Sanggar Glopac Internasional (Global Achenese Performance of Art and Culture) Universitas Almuslim.

Adapun Seni Budaya yang ditampilkan adalah Tarian Ranup Lampuan, Tarian Ratoh Jaro, dan Rapai Geleng.

“Kami sangat senang dengan respon positif dari masarakat Kampung Aceh Yan di Kedah. Tgk Jazni, Tgk Raman, Geuchik Abu Bakar, Cek Fauzi, Cut Nyak ‘ain, Cek Hamlah, dan banyak lagi orang kampung Aceh yang membantu kami. Setiap hari kami disuguhi makanan istimewa dari masyarakat setempat,” ungkap Risky Novialdi.

Pertemuan mahasiswa KKM Umuslim dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur Malaysia. (Risky Novialdi)

Ditambahkannya, KKM dan persembahan seni budaya Aceh ini diharapkan bisa ditampilakan secara regular di masa depan dan mengukuhkan Kampung Aceh Yan sebgai daerah wisata budaya.

Sementara itu, Direktur Kampung Acheh Management Center (KAMC), Tgk Jazni ni Gani mengungkapkan, meskipun mereka sudah hidup cukup lama di Kampung Aceh Yan Kedah, namun belum pernah melihat persembahan seni budaya seperti ini.

Dengan kerapian dan harmoni yang sangat indah, tidak heran jika tarian Aceh sering menang dalam event internasional sebagaimana yang sering diberitakan

“Kamo katrep ka meuhudep di sino, ham tem meukalen seni budaya lage nyo rupa. Cukop rapi dan hormoni yang cukop indah. Hana hireuen, tarian Aceh sering menang dalam event-enent internasional lage ka taeu lam berita,” sebut Tgk Jazni ni Gani.

Tim Sanggar Glopac yang dilatih langsung oleh Zunuanis, S.Pd., M.Pd atau di Aceh lebih dikenal dengan panggilan (Coco), sukses membuat penonton yang datang dari berbagai daerah terpukau.

Setelah melaksanakan kegiatan di Kedah, rombongan mahasiswa kemudian berangkat ke Chow Kit untuk bertemu masyarakat Aceh di sana.

Rangkaian kegiatan terakhir adalah pertemuan dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur Malaysia.

Pertemuan dilakukan untuk memaparkan kegiatan yang telah dilakukan di Malaysia dan rencana kegiatan selanjutnya yang tentunya sangat membutuhkan dukungan dari pihak KBRI di Malaysia.

“Penampilah seni budaya sebagaimana yang dilakukan rombongan dari Universitas Almuslim sangat penting. Selain untuk memperkenalkan budaya namun juga untuk mengukuhkan kebudayaan itu sendiri dan menghindari klaim-klaim budaya Indonesia oleh negara lain,” harap Berhan A Muqtadir, Diplomat KBRI bagian Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud). (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

KABAR POPULER

Ketua MPI KNPI Bireuen: Penentuan Desil Amburadul, Masyarakat Aceh Resah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sistem penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Aceh menuai polemik. MPI KNPI Bireuen menilai pendataan saat ini tidak akurat dan gagal menyurvei...

16 Dosen FKIP UNIKI Bireuen Lolos Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2026, Bukti Lonjakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak 16 dosen berhasil...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...