KABAR BIREUEN- Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos meminta kepada para pemuda agar tetap bersemangat, jangan mudah menyerah dan tidak boleh cepat putus asa.
“Pemuda beek loyo, harus semangat. Beek meukeuliep. Awak dro keuh beek lagee pliek, man phak luyak teuh mandum,” begitu pesan Bupati Saifannur saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Karang Taruna Kabupaten Bireuen periode 2019-2024, Senin (21/1/2019) di halaman Meuligoe Bireuen, yang disambut riuah para hadirin.
Dikatakannya, Bupati juga mengingatkan agar para pemuda harus mempunyai inovasi dan menghasilkan. Menjadi pioner di semua bidang. Generasi muda harus kuat sehingga mampu membawa perubahan dalam pembangunan daerah.
Banyak sarjana yang setelah lulus hanya mengharapkan kerja di pemerintahan, menjadi PNS atau honerer. Padahal pekerjaan itu tak menjanjikan kesejahteraan. Seharusnya sarjana itu mampu menciptakan lapangan kerja.
“Bila ada pegawai negeri atau kepala dinas yang kaya, itu merupakan hasil merampok. Karena mana mungkin menjadi PNS atau Kadis bisa kaya raya. Bila pun ada yang kaya raya harus dilihat juga lantar belakangnya apa orang tuanya orang kaya,” sebutnya, yang kembali disambut sorak-sorai undangan.
Pada kesempatan itu, bupati kembali mengingatkan Keuchik agar menganggarkan dana Desa untuk membangun rumah duafa. Keuchik harus bekerja sebaik-baiknya, jangan sampai mengambil keuntungan dalam pembangunan rumah dguafa.
“Ingat keuchik tak boleh macam-macam dalam mengelola Dana Desa dan wajib dijaga. Keuchik juga harus membangun rumah duafa. Pemerintah Kabupaten Bireuen saat ini baru bisa membangun 1200 rumah per tahun. Saya harap nantinya bisa mencapai 2000 unit rumah per tahunnya.,” harap Saifannur.
Adapun pengurus Karang Taruna yang dilantik, Ketua, drh Murdani, Sekretaris, Suryadi, S.Pd, Bendahara Juniadi serta sejumlah pengurus lainnya. (Ihkwati)












