KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., mengharapkan perkuliahan perdana Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Tahun Akademik 2026/2027 dimulai pada 2 September 2026.
Harapan tersebut disampaikan Amiruddin Idris di hadapan 1.468 mahasiswa baru UNIKI saat pembukaan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POMABA) Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Amiruddin, perkuliahan perdana diharapkan dapat dimulai pada 2 September atau paling lambat 3 September 2026. Waktu tersebut dinilai memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh.
“Ini menjadi momentum sejarah berkaitan dengan Hari Pendidikan Daerah Aceh. Karena itu, kami berharap seluruh civitas akademika dapat mempercepat pelaksanaan perkuliahan,” ujar Amiruddin.
Dia menilai, dimulainya perkuliahan bertepatan dengan momentum Hardikda dapat menjadi awal yang baik bagi mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan akademik di perguruan tinggi.
POMABA Bukan Ajang Perpeloncoan
Amiruddin juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa POMABA merupakan kegiatan rutin perguruan tinggi dalam menyambut sekaligus memperkenalkan mahasiswa terhadap lingkungan kampus.
BACA JUGA: POMABA UNIKI Dimulai, 1.468 Mahasiswa Baru Disiapkan Hadapi Dunia Kampus dan Dunia Kerja
Menurutnya, setiap perguruan tinggi dapat menggunakan nama atau istilah berbeda untuk kegiatan orientasi mahasiswa baru. Namun, substansinya tetap sama, yakni memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa mengenai dunia akademik dan kehidupan kampus.
“POMABA bukan dimaksudkan sebagai ajang perpeloncoan,” tegasnya.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai lingkungan kampus, sistem perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan akademik.
Di UNIKI, kata Amiruddin, sejak dua tahun terakhir kegiatan penyambutan mahasiswa baru menggunakan nama POMABA sebagai bentuk kekhususan perguruan tinggi tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Amiruddin juga menyampaikan bahwa Yayasan Kebangsaan, UNIKI Bireuen, dan Pesantren Jamiah Kebangsaan selama ini mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dukungan tersebut, katanya, diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari pembinaan dan arahan hingga bantuan moril maupun materil.
BACA JUGA: Berikan Pembekalan kepada Mahasiswa Baru UNIKI, Ini Pesan Kapolres Bireuen
Amiruddin berharap, dukungan tersebut dapat terus memperkuat pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda melalui lembaga pendidikan yang berada di bawah Yayasan Kebangsaan.
POMABA UNIKI Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 28–30 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan di Kampus UNIKI Bireuen dan Kampus UNIKI Lhokseumawe.
Selain materi internal kampus, panitia juga menghadirkan sejumlah pemateri dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bireuen.
Pemateri tersebut antara lain Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, S.H., M.H., Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., jajaran Kodim 0111/Bireuen, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bireuen.
Sementara dari internal UNIKI, mahasiswa baru mendapatkan materi terkait akademik, kemahasiswaan, alumni, organisasi kemahasiswaan, dan UKM.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa baru juga mendapatkan materi mengenai kemahasiswaan, alumni, serta organisasi mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). (Red)











