KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. menyambut kedatangan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen yang baru, Zulfikar Siregar, S.H., M.H., seraya berharap peningkatan status PN Bireuen menjadi Kelas IB diikuti dengan pelayanan hukum yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Mukhlis dalam acara pisah sambut Ketua PN Bireuen yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen di Pendopo Bireuen, Rabu (26/8/2026) malam.
Bupati Mukhlis, meyakini pengalaman dan integritas Zulfikar Siregar mampu memperkuat kinerja PN Bireuen dalam memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel.
“Kami meyakini dengan pengalaman dan integritas Bapak, PN Bireuen akan terus memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel. Dengan status PN Bireuen yang kini Kelas IB, kami berharap kualitas pelayanan semakin meningkat,” ujar Mukhlis.
Dalam kesempatan itu, Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PN Bireuen sebelumnya, Raden Eka Pramanca Cahyo Nugroho, S.H., M.H., atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Kabupaten Bireuen.

Menurutnya, selama Raden Eka memimpin PN Bireuen, sinergitas antara lembaga peradilan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah berjalan dengan baik dan turut menjaga kondusivitas serta kepastian hukum di daerah.
“Sinergitas dalam Forkopimda selama ini telah menjaga kondusivitas dan kepastian hukum di daerah kita. Kami doakan semoga di tempat baru semakin sukses dan karier semakin cemerlang,” kata Mukhlis.
Raden Eka diketahui telah menjabat sebagai Ketua PN Bireuen selama sekitar 2 tahun 8 bulan sejak Desember 2023. Selanjutnya, ia akan bertugas sebagai Ketua PN Lubuk Pakam Kelas IA.
Dalam sambutannya, Raden Eka menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bireuen, Forkopimda, dan seluruh masyarakat atas dukungan selama menjalankan tugas. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama bertugas serta berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan oleh Ketua PN Bireuen yang baru.
Sementara itu, Zulfikar Siregar menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan masyarakat Bireuen.
Dia mengatakan mutasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika tugas aparat penegak hukum yang umumnya berlangsung setiap dua hingga tiga tahun.

Zulfikar berkomitmen melanjutkan sinergitas dengan Pemkab Bireuen dan Forkopimda serta memberikan pelayanan hukum yang mengedepankan keadilan, kepastian hukum, dan putusan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dia juga mengaku terkesan dengan Bireuen yang dikenal sebagai “Kota Juang” dan “Kota Santri”.
Acara pisah sambut diawali prosesi adat Peusijuek di Ruang Adat Pendopo Bupati Bireuen, dilanjutkan makan malam bersama dan ramah tamah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., beserta istri, unsur Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T., Ketua TP PKK Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, para asisten Setdakab, kepala SKPK, kepala instansi vertikal, perbankan, alim ulama, rektor perguruan tinggi swasta, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Pada penghujung acara, Pemkab Bireuen menyerahkan cinderamata kepada Raden Eka Pramanca Cahyo Nugroho sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian selama bertugas di Bireuen. (Suryadi)











