Jumat, 19 Juni 2026

Kisah Mualaf Ragnar Oratmangoen, Sering Diajak ke Masjid Ketika Remaja

KABAR BIREUEN – Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan sekaligus mempermalukan tuan rumah Vietnam dengan skor 3-0 di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3/2024), dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak kedua grup F zona Asia.

Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Jay Idzes pada menit ke-9, Ragnar Oratmangoen menit ke-23, dan Ramadhan Sananta menit ke-90+8′.

Pada laga ini jadi spesial bagi Thom Haye sekaligus Ragnar Oratmangoen, karena mereka menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Bahkan, Ragnar mampu mencetak gol.

Dua pemain ini sebelumnya menjalani proses naturalisasi pada pekan lalu. Ragnar saat ini bermain untuk klub Fortuna Sittard dan Thom Haya di klub SC Heerenveen.

Kemenangan atas Vietnam disyukuri oleh Ragnar. Dia dan pemain lainnya sudah sepakat untuk terus saling bantu-membantu agar membuat skuad menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Hari ini adalah langkah yang baik dan juga pertandingan terakhir dengan hasil yang baik. Kami berusaha untuk membantu satu sama lain untuk berkembang ke level berikutnya,” kata Ragnar.

Ragnar Oratmangoen adalah pemain keturunan, berdarah campuran Indonoesia-Belanda Tidak lama setelah resmi jadi WNI, dia langsung menjelma jadi bintang dan tentu saja calon legenda Skuad Garuda.

Nah, selain kehebatannya di lapangan, Ragnar Oratmangoen juga memiliki kisah hidup yang sangat menarik.

Ragnar Oratmangoen kala menjalani sumpah sebagai WNI di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DKI Jakarta, Senin (18/3/2024). (Foto: PSSI)

Salah satu fakta menariknya adalah Ragnar Oratmangoen seorang mualaf. Dia terlahir sebagai Kristen namun kemudian yakin memeluk Islam saat remaja.

Ragnar yang lahir pada 21 Januari 1998 di Oss, Belanda, tidak pernah menyangka akan menjadi seorang muslim.

Kini, dia begitu menikmati momen sebagai seorang Muslim, bahkan menjadi warga negara Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, penyerang Timnas Indonesia itu mengungkapkan, bahwa dia menemukan cahaya Islam saat tumbuh dewasa.

“Tidak. Saya tidak lahir sebagai seorang Muslim. Saya lahir, dibesarkan, sebagai orang Kristen. Tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,” tutur Ragnar.

Penyerang klub Fortuna Sittard itu pun mengisahkan awal pertemuannya dengan Islam.

Menurut dia, ketika remaja dia memiliki cukup banyak teman yang beragama Islam. Mereka sering mengajak Ragnar pergi ke masjid.

Potret penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen menunaikan salat, sesaat sebelum pengambilan sumpah sebagai WNI. (Foto: Instagram @0ratmangoen)

Dari situ lah dia mulai mendalami Islam. Dia mulai mengenal Tuhan dan agama yang dapat menuntun kehidupan manusia.

Seiring dengan waktu, dia semakin serius memperdalam Islam hingga akhirnya yakin untuk menjadi mualaf.

“Bagi saya, hal yang saya pelajari tentang Tuhan. Teman-teman saya ketika itu membawa saya ke masjid. Mereka mengajari saya tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana agama bisa membantu kehidupan Anda. Itu menyentuh hati saya dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang muslim,” jelasnya.

Sejak pertama mualaf pada usia 15 tahun, pencetak satu gol Indonesia lawan Vietnam itu mengaku sudah getol menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

“Sejak usia 15 tahun, saya sudah menjalankan Ramadhan. Jadi sekarang saya sudah menjalaninya 10–11 tahun,” ungkap Ragnar.

Ragnar juga mengatakan, dirinya sangat terkesan dengan suasana Ramadan di Indonesia.

Seperti diketahui, Ragnar bergabung dengan Timnas di bulan Ramadan untuk kemudian menjalani debut di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (pssi.org dan radarcirebon.com)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

34 Sarjana Teknik Umuslim Dikukuhkan, Mayoritas Raih Predikat Sangat Memuaskan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) mengukuhkan 34 lulusan sarjana (S1) pada Yudisium Sarjana Angkatan X Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung...

Klinik Pratama Bunda Lina Bireuen Buka Layanan dari Pagi hingga Malam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Masyarakat Kabupaten Bireuen kini semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan. Klinik Pratama Bunda Lina yang berada di Jalan Kolonel Husein Yusuf Nomor 20,...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Minta Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Pelatihan Tenun serta UMKM Warnai HUT Dekranasda dan HKG PKK di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten...

Gebyar Muharram di Dayah Babul Mustaqim Jadi Ajang Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

0
KABAR BIREUEN, Juli – Pembukaan Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar Dayah Babul Mustaqim di kompleks Zawiyah Babul Mustaqim, Gampong Paseh, Kecamatan Juli, Kabupaten...

KABAR POPULER

Bireuen Dapat Dana Hibah Rp30 Miliar dari Pemkab Asahan untuk Pemulihan Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima hibah antardaerah senilai Rp30 miliar dari dana Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera...

Pelatihan Tenun serta UMKM Warnai HUT Dekranasda dan HKG PKK di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten...

Kunjungi Pemkab Asahan, Bupati Bireuen Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Rp30 Miliar untuk Pemulihan...

0
KABAR BIREUEN, Kisaran – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, bersama rombongan melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026), guna menyampaikan...

Gebyar Muharram di Dayah Babul Mustaqim Jadi Ajang Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

0
KABAR BIREUEN, Juli – Pembukaan Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar Dayah Babul Mustaqim di kompleks Zawiyah Babul Mustaqim, Gampong Paseh, Kecamatan Juli, Kabupaten...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Minta Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...