Senin, 8 Desember 2025

Keuchik Adnan: Buat Program Jangan Karena Keinginan Tapi Kebutuhan

KABAR BIREUEN,Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen diharapkan membuat program, kegiatan serta pembangunan apapun itu, sebaiknya sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

Tak hanya itu, menyangkut program untuk desa, seharusnya mengadakan musyawarah dengan keuchik atau perangkat gampong terlebih dahulu untuk mendengarkan masukan dan saran.

Hal itu dikatakan  Keuchik Gampong Beurawang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Adnan AR, dihadapan Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuardi MT, Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuadi MT didampingi Asisten I Setdakab,Mulyadi SH MM, Asisten II, Dailami S.Hut, M.Link, Asisten II, Asisten III, Azhari. S.Sos dan peserta Forum Rembuk, Senin ( 24/3/2025) sore di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen.

Dikatakannya, program yang diluncurkan dan digagas itu lebih kepada keinginan bukan kebutuhan.

“Seperti program yang dilontarkan Pak Bupati, pembangunan rumah duafa dari Dana Desa minimal dua rumah per gampong,” sebutnya.

Belum lagi program Presiden Prabowo yaitu koperasi desa merah putih.

Nyo na teungoh tapeumeulet leuk, ka neutiek mie le awak droe neuh,” kritiknya.

Dia mempertanyakan anggaran dan kesiapan desa untuk melaksanakan rencana tersebut. Karena program bertambah tapi dana desa justru berkurang.

Ditambahkanya, keuchik di gampong, sebelumnya sudah mempunyai program yang akan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang ada.

Jadi kalau begini,  dia jadi susah dan harus berpikir ulang.

Padahal, pihaknya sudah mengupayakan program jangka panjang yang akan membuat desa lebih mandiri dengan usaha yang akan dilakukan.

Tapi, sepertinya itu ide untuk mandiri dan sesuai kebutuhan di gampong itu, tak akan berjalan jika programnya harus sama dengan gampong lain.

Mandum gampong meunan jawaban, meunyoe lagenyan cara han ek ta keurja,” keluhnya.

Dia mengaku kalau seperti ini terus caranya, dia tak sanggup lagi menjadi keuchik.

“Kalau seperti ini saya gak sanggup pikir lagi dan saya juga telah mengajukan surat pengunduran diri kepada camat,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan Keuchik Adnan tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Razuardi menyebutkan, program koperasi desa merah putih sebagaimana disampaikan  Presiden Prabowo, diharapkan akan mampu mewujudkan ketahanan pangan hingga memotong rantai distribusi dari desa.

Menurutnya, setiap desa yang siap dan mampu, yang ada sawahnya, melakukan penanaman, nanti hasil panen disimpan di lumbung.

“Kopdes Merah Putih bisa menyediakan lumbung pangan atau gudang bahan pokok yang dikelola secara lebih modern di desa-desa,” sebutnya.

Ini juga, katanya, bisa menjadi usaha yang bagus untuk para petani milenial.

Sementara itu Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi meminta keuchik tersebut mengurungan niatnya untuk mengundurkan diri.

“Pak keuchik pertimbangkan lagi keinginan itu. Jangan mundur,” sarannya.

Sebelumnya, di beberapa kesempatan saat menghadiri Mustenbang,  Bupati Bireuen H Mukhlis ST  menyebutkan program pembangunan dua unit rumah duafa per gampong setiap tahunnya.

Dikatakanya, rumah yang dibangun untuk warga miskin itu nantinya harus bangun baru yang permanen, tidak boleh rumah rehab. Supaya bisa bertahan lama sampai ke anak cucu penerimanya.

“Sebab, jika dibangun rumah rehab tidak bertahan lama karena kendalanya pada material kayu yang digunakan tidak berkualitas sehingga cepat rusak lagi dan tidak akan pernah selesai masalahnya,” sebutnya.

Dia menegaskan, jika ada gampong yang tidak bisa bangun dua unit rumah tidak apa-apa juga, karena mungkin ada program lain lebih penting.

Namun, keuchik gampong tersebut nanti,  diminta memperlihatkan program yang dianggarkan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...

Alfamidi Hadir, Salurkan CSR Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Aceh dan Sumatera 

0
KABAR BIREUEN, Medan - PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir longsor di Aceh, Sumatera Utara...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

KABAR POPULER

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Edi Obama Terjun Langsung Antar Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra atau Edi Obama, sejak Kamis (4/12/2025) turun langsung ke lokasi pengungsian...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...