Minggu, 21 Juni 2026

Kabar Baik dari Aceh Utara! BNPB Resmikan Huntara di Seunuddon

KABAR BIREUEN, Aceh Utara – Kabar baik bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meresmikan hunian sementara (huntara) di Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Kamis (5/2/2026).

Sebanyak 84 unit huntara yang dibangun di gampong tersebut, kini telah siap ditempati masyarakat yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pada kesempatan yang sama, BNPB juga meresmikan huntara secara serentak di sejumlah wilayah lain, yakni di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Lokasi pembangunan tersebar di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tanah Datar, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

Peresmian huntara tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan pemulihan pascabencana yang dilakukan pemerintah. Kehadiran huntara, diharapkan mampu mengakhiri masa tinggal warga di tenda pengungsian sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

BACA JUGA:  Tinjau Pembangunan Huntara di Aceh Utara, Kepala BNPB Optimistis Warga Tak Lagi Tinggal di Tenda saat Ramadan

Langkah itu sejalan dengan arahan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, yang menekankan pentingnya pemulihan pascabencana dilakukan secara terarah dan ditangani oleh pihak yang memiliki kompetensi teknis sesuai bidangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tenaga Ahli BNPB Kolonel Infanteri Hery Setiono, menjelaskan, pembangunan huntara di Seunuddon melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat melalui pembentukan kelompok kerja (pokja). Selain itu, data penerima huntara juga telah disusun secara akurat sehingga bantuan dapat diterima warga sesuai haknya.

“Pada prinsipnya, huntara yang dibangun di sini mendukung keberlanjutan layanan dasar masyarakat, seperti akses air bersih dan sanitasi,” ujar Hery.

BACA JUGA: 3.248 Unit Huntara Telah Selesai Dibangun di Aceh, Ditargetkan Rampung Semuanya Jelang Ramadhan

Dia menambahkan, pemulihan sektor hunian merupakan fondasi penting dalam membangun kembali ketahanan masyarakat pascabencana, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

“BNPB menargetkan, seluruh korban banjir tidak lagi tinggal di tenda pengungsian saat memasuki Ramadan mendatang. Target total pembangunan huntara di wilayah Aceh Utara sebanyak 2.449 unit,” ungkapnya.

Salah seorang warga Gampong Ulee Rubek Timu, Muhazir, mengaku bersyukur atas peresmian huntara tersebut. Dia menyebutkan, masyarakat bersama aparatur desa bergerak cepat melakukan pendataan sehingga proses penempatan warga dapat segera dilakukan.

BACA JUGA: Korban Banjir Terancam Jalani Puasa di Tenda, Fraksi PAS-Demokrat-PAN DPRK Bireuen Nilai Kebijakan Tanpa Huntara Kekeliruan Fatal

“Alhamdulillah, sangat luar biasa. Kami kompak masyarakat dengan aparatur desa sehingga pendataan bisa cepat, dan sekarang kami sudah bisa menempati huntara di sini,” ucap Muhazir.

Dengan koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan mampu memulihkan kehidupan masyarakat, sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa mendatang. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

666 Lulusan Umuslim Diwisuda, Bupati Bireuen Harap Jadi Agen Perubahan bagi Daerah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 666 lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister Universitas Almuslim (Umuslim) resmi diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XL...

Fluktuasi Harga Pangan Pokok di Indonesia dan Dampaknya terhadap Petani Kecil

0
Oleh: Adiyat Mathar Mahasiswa Fakultas Saints dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta PANGAN pokok merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Berbagai komoditas seperti...

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Meski Hujan, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Mapolda Aceh untuk menghadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 yang dirangkai dengan Kajian Islami bersama...

Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja

0
KABAR BIREUEN,Bekasi—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sepakat menjalin kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Undang Rektor, Kementerian PU Mulai Bahas Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rencana pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen memasuki tahap penting. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana...

Wabup Bireuen: Sekolah Harus Jadi Laboratorium Hidup untuk Mencetak Petani Modern

0
KABAR BIREUEN, Juli – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, mengatakan, sekolah harus menjadi laboratorium hidup yang mampu melahirkan generasi petani modern...

Polda Aceh Amankan Lima Pelaku Pemerasan dan Pungli di Kawasan Wisata Lamreh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh berhasil mengungkap kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar (pungli) yang terjadi di...

666 Lulusan Umuslim Diwisuda, Bupati Bireuen Harap Jadi Agen Perubahan bagi Daerah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 666 lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister Universitas Almuslim (Umuslim) resmi diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XL...