KABAR BIREUEN, Bireuen – Sejumlah isu terkait intimidasi dan teror terhadap tim sukses (timses) salah satu pasangan calon (paslon) Bupati Bireuen mulai dihembuskan. Hal ini, diklaim oleh salah satu tim pemenangan sebagai bentuk serangan kepada mereka.
Namun, Iskandar atau yang akrab disapa Tuih Alkhair, seorang aktivis sosial di Bireuen, menilai, isu tersebut merupakan strategi atau upaya pengalihan isu dari maraknya penangkapan terduga pelaku money politics yang terjadi di berbagai lokasi dalam Kabupaten Bireuen.
Menurut Tuih Alkhair, berita yang menyebutkan adanya teror dan intimidasi terhadap timses salah satu paslon adalah upaya untuk membangun simpati masyarakat. Dia melihat, isu teror dan intimidasi itu sengaja dihembuskan untuk menciptakan kesan bahwa mereka dizalimi.
BACA JUGA: Sejumlah Tim Pemenangan Mukhlis-Razuardi Diteror
“Padahal, penangkapan sejumlah terduga pelaku money politics menunjukkan bahwa masyarakat Bireuen masih menginginkan pemimpin yang meraih kekuasaan secara sehat, bukan dengan cara curang seperti membeli suara,” ujar Tuih Alkhair kepada wartawan, Selasa, 26 November 2024.
Tuih Alkhair mengimbau masyarakat Bireuen agar tidak mudah terpengaruh oleh pernyataan tanpa bukti yang jelas. Dia menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk melawan praktik money politics, demi menjaga integritas pemilu. Sebab, sesuai dengan undang-undang, setiap warga negara berhak mengamankan pelaku tindak pidana yang tertangkap tangan, untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwenang.
BACA JUGA: Viral! Beredar Video Massa Tangkap Terduga Pelaku Money Politics di Makmur
“Jika pelanggaran tersebut berkaitan dengan pidana umum, maka pelakunya diserahkan ke kepolisian. Apabila berkaitan dengan norma agama, pelaku dapat diserahkan kepada Wilayatul Hisbah (WH). Sedangkan jika terkait pelanggaran pemilu, maka kasusnya diserahkan kepada Panwaslih untuk diteruskan ke Gakkumdu, lembaga yang menangani perkara pemilu,” jelas Tuih Alkhair.
Dia juga mendorong masyarakat untuk berani mengawasi dan melaporkan praktik money politics. Jangan takut melawan politik uang, karena setiap warga negara punya hak untuk mengawasi jalannya pemilu agar sesuai aturan hukum.
BACA JUGA: Gawat! Oknum ASN Diduga Terlibat Politik Uang Ditangkap Warga di Abeuk Usong
“Jika ada bukti, segera laporkan ke Panwaslih Bireuen,” tegasnya.
Dalam amatan Tuih, langkah masyarakat Bireuen yang aktif dalam menangkap pelaku money politics, menunjukkan komitmen mereka terhadap pemilu yang bersih dan adil. Hal ini, menurutnya, adalah wujud nyata dari keinginan masyarakat untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan tidak menggunakan cara-cara kotor yang merusak demokrasi. (Suryadi)










