KABAR BIREUEN – Kecamatan Makmur merupakan salah satu kecamatan tertua dan sudah ada sebelum Bireuen menjadi Kabupaten. Namun, kondisi infrastruktur kecamatan tersebut tergolong sangat tertinggal, dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan pemekaran yang baru sekalipun.
Karena kondisi itulah, masyarakat Makmur menaruh harapan besar kepada pimpinan baru di Kabupaten Bireuen, yang dikenal sebagai ahli dalam bidang pembangunan, untuk lebih peduli terhadap kondisi Kecamatan Makmur.
Hal itu disampaikan salah seorang warga Makmur, Zulkarnaini yang lebih dikenal dengan panggilan Zoel SoPAN itu mengharapkan kepada pemerintahan baru untuk memprioritaskan pembangunan jalan utama menuju Kecamatan Makmur.
“Kami mohon dibangun jalan mulai dari Simpang Leubu sampai Ulee Gle Makmur, Jalan Desa Meureubo dan ruas jalan kecamatan mulai dari Desa Panton Mesjid sampai Sukaramai yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” rinci Zoel SoPAN.
Selain dua ruas jalan kecamatan tersebut, sebut Zoel SoPAN, jalan utama menuju Puskesmas Makmur juga kondisinya sudah berlubang. Kalau musim hujan, mengakibatkan badan jalan tergenang air dan berlumpur serta becek.
“Jalan menuju Puskesmas ini juga merupakan akses menuju ke Gampong Pulo Teungoh yang belum pernah diaspal sejak Makmur menjadi kecamatan,” ungkap Zoel SoPAN.
Masyarakat Makmur, kata Zoel SoPAN, sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen menyahuti keinginan mereka tersebut. Dengan menganggarkan pembangunan ruas jalan yang rusak tersebut dalam anggaran APBK Murni Tahun 2018.
“Akses jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Makmur yang mayoritas petani. Karena itu, kami menaruh harapan yang besar kepada Pemerintah Bireuen yang baru untuk memprioritaskan pembangunan beberapa ruas jalan utama tersebut dalam APBK Murni tahun 2018 mendatang,” pungkasnya. (Ihkwati)









