Selasa, 13 Januari 2026

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Posko Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Bireuen di komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, Minggu (7/12/2025).

Bantuan berupa beras, pakaian layak pakai, mie instan, air mineral, family kit dan sejumlah perlengkapan lainnya diserahkan oleh Sekretaris Umum Iluni UI Wilayah Aceh, Ichwanul Fitri, MKes dan diterima secara simbolis oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireuen, dr Athaillah A Latief, SpOG.

Ichwanul Fitri menyebutkan, bantuan yang mereka bawa tersebut digalang dari alumni UI.

BACA JUGA: Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta untuk Biaya Pembersihan 

“Ini bantuan dari alumni UI dan ada juga dari MDMC,” kata Ichwanul yang turut didampingi Ketua Departemen Kesehatan Iluni UI Wilayah Aceh, Alafridsyah, MKes dan Wakil Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, Mirza Syeh Tawi, MKes yang juga lulusan UI.

Penyerahan bantuan itu turut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, Ustadz A Malik Musa, SH MHum bersama sejumlah pengurus.

Pada kesempatan itu, A Malik Musa menyampaikan rasa duka atas musibah banjir dan tanah longsor.

“Muhammadiyah telah mengirim 40 relawan ke sejumlah daerah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” sebut Ketua PWM Aceh.

Barang bantuan dari Iluni UI Wilayah Aceh di Posko Bantuan Bencana Alam Muhammadiyah Bireuen. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Sementara Ketua PDM Bireuen, dr Athaillah A Latief memaparkan kondisi masyarakat Kabupaten Bireuen pasca banjir bandang.

Sebutnya, tidak sedikit warga Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen yang menjadi korban.

“Banyak guru, dosen, karyawan serta mahasiswa yang menjadi korban. Selain itu, kampus UMMAH juga terendam banjir dan lumpur,” paparnya.

BACA JUGA: Edi Obama Terjun Langsung Antar Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

Ia juga menyampaikan, tiga hari pasca banjir PDM Bireuen langsung menggerakkan personil yang tidak terdampak untuk membantu korban.

“Pergerakan kita waktu itu terkendala putusnya komunikasi dan putusnya beberapa jembatan juga menghambat konektivitas ke beberapa lokasi bencana,” terangnya.

Pada awal musibah banjir, lanjut dokter spesialis obgyn ini, PDM membuka dapur di komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen.

“Mulai hari kedua banjir kita sudah membuka dapur umum dengan menyediakan hampir 200 porsi makanan setiap hari,” pungkasnya. (Rizanur) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...