KABAR BIREUEN, Bireuen – Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Jumat (5/12/2025).
Kedatangan Didik Suhardi dan rombongan di Kabupaten Bireuen disambut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) setempat, Dr Muslim, MSi bersama Sekretaris Dinas, Zamzami, SPd., MM.
Tiba di Kabupaten Bireuen, ia langsung menuju ke Kutablang melihat jembatan yang rusak akibat diterjang banjir pada 26 November 2025.
Didampingi Kadis P dan K Bireuen, Muslim, Didik meninjau sekolah yang rusak maupun terdampak banjir di Kecamatan Kutablang .
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini melihat kondisi SDN 1 Kutablang dan SMPN 2 Kutablang yang lokasinya berdekatan.
Didik dan rombongan dari Kementerian Dikdasmen tampak tercengang melihat kondisi bangunan maupun halaman sekolah terdampak banjir yang tidak dapat lagi berjalan kegiatan belajar mengajar.
Stafsus Mendikdasmen ini langsung merespons. “Kita bantu biaya pembersihan sekolah yang terdampak banjir, supaya proses belajar mengajar dapat segera berjalan,” kata Didik Suhardi.
Terhadap sekolah yang dipenuhi lumpur banjir, lanjutnya, Kemendikdasmen bantu biaya pembersihan.
“Setiap sekolah dibantu Rp5 juta,” katanya.

Dari Kutablang, pejabat berpengaruh di jajaran Kemendikdasmen dan rombongan salat Jumat di Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan, di Gampong Raya Dagang.
Usai salat, Didik yang juga Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah ini menyerahkan bantuan untuk Mesjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan. Bantuan itu diterima Pimpinan Cabang Muhammadiyah Peusangan, Ustadz Basri dan Mustafa, SKM.
Selanjutnya, rombongan menuju Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan yang merupakan salah satu kawasan sangat parah dihantam banjir bandang.
Sebelum menuju Kabupaten Pidie Jaya, Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi Kemenko PMK tahun 2020-2024 ini singgah di Meuligoe Bireuen.
Kemudian, ia menyerahkan bantuan ratusan paket untuk siswa korban banjir dan diterima Kadis P dan K Bireuen, Dr Muslim, MSi.
Kadis Muslim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Stafsus Mendikdasmen.
Ia mengungkapkan, biaya pembersihan sekolah terdampak banjir yang dijanjikan Stafsus Didik Rp5 juta per sekolah langsung direalisasikan.
“Kemarin (5/12/2025) langsung ditransfer ke rekening dinas (Dinas P dan K). Hari Senin nanti akan kami salurkan ke rekening sekolah masing-masing,” kata Muslim kepada Kabar Bireuen, Sabtu (6/12/2025).
Nanti, sambung Muslim, uang yang diterima kepala sekolah harus dipertanggungjawabkan.
“Semua harus disertakan dokumennya,” tegas mantan Kepala Bappeda Bireuen ini. (Rizanur)








