Kamis, 14 Mei 2026

HRD Heran, Dana Bantuan Presiden Rp4 Miliar untuk Korban Bencana di Bireuen Belum Dimanfaatkan

KABAR BIREUEN, Jangka – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), heran dengan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang hingga kini belum memanfaatkan bantuan dana tanggap darurat sebesar Rp4 miliar dari Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan dampak banjir dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan HRD saat acara buka puasa bersama masyarakat korban banjir dan tanah longsor di Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Rabu (11/3/2026).

Menurut HRD, dana yang disalurkan Presiden tersebut seharusnya segera digunakan untuk membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana, bukan justru dibiarkan mengendap di rekening kas daerah.

“Dana itu diberikan Presiden untuk membantu masyarakat korban bencana, bukan untuk disimpan di rekening pemerintah daerah. Saya khawatir jika terlalu lama tidak digunakan, justru menimbulkan kecurigaan publik atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain,” ujar HRD.

Saat turun langsung ke lapangan, HRD mengaku menerima banyak keluhan dari warga yang hingga kini masih kesulitan memulihkan kehidupan mereka setelah bencana.

Sebagian korban bahkan masih bertahan di pengungsian dan kehilangan harta benda akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa bulan lalu.

HRD meninjau rumah warga Kuala Ceurape yang rusak akibat banjir bandang. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

“Masyarakat selalu mengadu kepada saya setiap turun ke lapangan. Harta benda sudah tidak ada lagi, rumah masih tertimbun, dan mereka masih di pengungsian. Kenapa uang yang diberikan Pak Presiden belum digunakan?” kata Ruslan.

Ia menilai, tidak digunakannya bantuan tersebut memicu sorotan publik. Padahal, dalam situasi bencana, dana darurat seharusnya dimanfaatkan secara cepat agar proses pemulihan masyarakat terdampak dapat segera dilakukan.

“Kalau dana bantuan sudah tersedia tapi tidak segera digunakan, ini menunjukkan ada persoalan dalam respons kebijakan di tingkat daerah. Dalam situasi bencana, pemerintah seharusnya bergerak cepat agar masyarakat bisa segera pulih,” tegasnya.

HRD juga mendorong pemerintah daerah agar lebih proaktif mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak, sehingga bantuan yang tersedia benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

“Bantuan Presiden itu diberikan karena ada kebutuhan mendesak di daerah. Kalau sampai tidak digunakan, tentu publik akan bertanya sejauh mana keseriusan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana,” sebut HRD.

Keluhan serupa juga disampaikan warga korban bencana. Nisda, salah satu warga Kuala Ceurape, mengaku hingga kini belum menerima bantuan untuk kebutuhan rumah tangga setelah bencana melanda wilayahnya.

Foto bersama HRD dengan masyarakat Gampong Kuala Ceurape. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

“Sudah tiga bulan bencana berlalu, kami belum mendapat bantuan apa-apa dari pemerintah. Kami harus mengadu ke mana? Masa sudah ada uang dari Presiden tapi belum juga dipakai sampai sekarang,” ujar Nisda.

Ia berharap, pemerintah daerah segera menggunakan dana tersebut untuk membantu pemulihan warga yang terdampak bencana.

Belum Ada Kebutuhan Mendesak

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bireuen mengakUI, bantuan darurat Rp4 miliar dari pemerintah pusat tersebut memang belum digunakan dan masih tersimpan di rekening kas daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bireuen, Hanafiah, mengatakan, dana tersebut belum dipakai karena hingga saat ini belum ada kebutuhan mendesak yang memerlukan penggunaan anggaran itu.

BACA JUGA: Pj Sekda Bireuen Terkait Bantuan Presiden Rp4 Miliar: Belum Digunakan, Masih Tersimpan di Rekening Daerah

“Uang tersebut bisa digunakan jika ada kebutuhan,” kata Hanafiah dalam audiensi dengan Gerakan Masyarakat Sipil di ruang Badan Musyawarah DPRK Bireuen, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, bahkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2025 sebesar Rp2 miliar juga belum habis digunakan.

“Jangankan yang Rp4 miliar, yang Rp2 miliar saja belum habis. Siapa yang perlu bisa dikeluarkan. Uang itu masih utuh di rekening daerah,” ujar Hanafiah. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...