KABAR BIREUEN-Komunitas Facebook Grup Anak Rantau Acheh Malaysia (GARAM) menggalang dana untuk membantu pengurusan jenazah Muchtar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dunia di Hospital Sultanah Aminah Johor, Malaysia.
Muchtar yang berasal dari Desa Simbe, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie itu menghebuskan nafas terkahirnya akibat mengalami sakit usus buntu atau sejenis Appendicitis pada Kamis (26/10/2017) sekira pukul 5.00 waktu setempat.
Salah seorang pengurus dan admin Grup GARAM , Samsuddin atau Sam Diego kepada Kabar Bireuen, Jumat (27/10/2017) menyebutkan, hasil penggalangan dana yang dilakukan pihaknya terkumpul sebanyak RM 1650 atau Dana tersebut merupakan sumbangan dari anggota grup GARAM yang dilakukan hampir dua hari.
“Jenazah Muchtar saat ini sudah dimandikan, dijadwalkan akan diterbangkan melalui jalur udara Kuala Namu, Medan dan kemudian dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan,” katanya.
Disebutkan Sam Diego, aksi penggalangan dana tyersebut dilakukan pihaknya setelah dia mendapat kabar atau berita dari sebuah akun Facebook atas nama Rajab Sparta, yang menghubunginya melalui messenger.
“Sebelum kami galang dana, terlebih dahulu kami bermusyawarah bersama ke empat pengurus GARAM, yaitu Sah Putra Sah, Muhd Nabil, Ady Gm, Tetamu Senja dan saya. Dari hasil musyawarah itu, akhirnya kami lakukan penggalangan dana untuk biaya pengurusan jenazah Muchtar,” ungkapnya.
Dikatakan Sam Diego, hasil penggalangan dana tersebut sudah diterima oleh ahli waris almarhum sebanyak RM1650 , yang digalang selama hampir 2 hari.
“Sebenarnya kami akan galang dana selanjutnya lagi untuk mencukupi mengurus jenazah, tetapi Alhamdulillah, majikan Muchtar mau menanggung biaya pengantaran jenazah,” jelasnya.
Atas aksi penggalangan dana yang dilakukan tersebut, ahli waris mengucapkan ribuan terima kasih kepada admin grup beserta anggota grup GARAM yang telah membantu biaya pengurusan jenazah Muchtar. (Ihkwati)











