GeRAK Gelar Forum Rembuk, Ini Rekomendasi Kepada Pemkab Bireuen 

KABAR BIREUEN,Bireuen-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen diharapkan menerbitkan Qanun Disabilitas. Selain itu, pemberdayaan disabilitas harus sesuai dengan kebutuhan dan ragam disabilitas.

Rekomendasi, masukan serta saran itu disampaikan elemen masyarakat sipil dalam forum rembuk, Senin (24/3/2025) di Oproom kantor Pusat Pemerintahan Bireuen.

Forum rembuk, sinergi gerakan sipil dan Pemerintah Daerah, wujudkan pembangunan Bireuen yang berkelanjutan dan Inklusif tersebut digelar Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen.

Saran dan masukan dari kelompok masyarakat seperti akademisi, aktivis, pegiat seni, tokoh agama, warga, IRT, media, pemuda, perempuan, dan penyandang disabilitas itu disampaikan langsung kepada Wakil Bupati Bireuen, Ir Razuadi MT didampingi Asisten I Setdakab, Mulyadi SH, MM Asisten II, Dailami S.Hut, M.Lingk dan Asisten III, Azhari S.Sos.

Forum rembuk tersebut dipimpin Koordinator GeRAK Bireuen, Murni M Nasir.

“Masukan yang kita sampaikan memperkuat ekonomi rumah tangga, khususnya bagi perempuan dan penyandang disabilitas, melalui program pemberdayaan dan pelatihan,” kata seorang disabilitas.

Selain menyangkut disabilitas, juga disarankan Pemkab melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap Qanun Perlindungan Anak dan Perempuan agar sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan perlindungan hukum yang lebih baik.

Saran lainnya, disampaikan Yusmadi dari Wetland terkait inventarisasi kawasan hutan produksi agar tidak dimanfaatkan untuk perkebunan terbuka.

Melakukan evaluasi terhadap alih fungsi lahan, khususnya di area pertanian.

Memperluas Kawasan hutan adat bersetifikat, menolak praktik ekonomi ekstraktif yang merusak sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Melakukan upaya penyelamatan rawa dan lahan lindung sesuai dengan Qanun RTRW Kabupaten Bireuen Tahun 2012-2032.

Menghentikan alih fungsi lahan yang dapat merusak ekosistem dan keseimbangan lingkungan.

Menertibkan aktivitas galian C di Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mencegah kerusakan lingkungan dan bencana alam

Rekomendasi lainnya, mendorong pelaksanaan Musrenbang khusus untuk Perempuan dan Anak di tingkat gampong.

Salah seorang penyandang disabilitas sedang menyampaikan masukan dan curahan hatinya dalam forum rembuk, Senin (24/3/2025). ( Foto: Ihkwati/ Kabar Bireuen)

Mengoptimalkan infrastruktur serta aset Pemkab yang terbengkalai dan tidak produktif.

Yulidar, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menyampaikan, agar meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam fasilitas umum, menjamin keamanan dan kenyamanan ruang terbuka hijau (RTH) atau public space.

Salah seorang penggiat seni yang hadir mengharapkan lemberdayaan seniman dan melibatkan mereka dalam pembangunan daerah.

“Menyediakan lokasi atau ruang seni (taman budaya) untuk tempat berekspresi bagi seniman dan pemuda,” katanya.

Mengadakan event tahunan untuk seniman sebagai ruang berekspresi.

Rekomendasi ini disusun berdasarkan masukan yang diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan memperhatikan kepentingan semua elemen masyarakat di Kabupaten Bireuen.

“Diharapkan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bireuen periode 2025 2030 dapat memperhatikan dan melaksanakan rekomendasi ini sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik,” harap Murni.

Wakil Bupati Bireuen, Razuardi menyebutkan, hak publik untuk menyampaikan masukan, saran serta kritik kepada pemerintah.

“Rekomendasi, saran, masukan tersebut bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan,” sebutnya.

Mengenai aset Pemkab yang terlantar dan tidak dimanfaatkan, Razuardi mengakui hal itu.

“Kita sedang melakukan pendataan aset Pemkab tersebut dan akan diupayakan pemanfaatannya semaksimal mungkin,” katanya.

 

Sementara itu, Asisten 1 Setdakab Bireuen, Mulyadi menyebutkan Rancangan Qanun Disabilitas sudah dimasukkan dalam program legislasi 2025, dan sudah disampaikan ke DPRK Bireuen.

“Kita berharap ini menjadi prioritas Banleg untuk dibahas. Masih ada sisa sebilan bulan lagi, semoga bisa dituntaskan tahun 2025,” ungkapnya.

Terkait perlindungan perempuan dan anak, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) sudah berproses tapi masih ada kelemahan.

Karena itu, pihaknya mendorong untuk memaksimal tim perlindungan perempuan dan anak itu dalam bekerja melindungi korban pelecehan perempuan dan anak, dengan terus melakukan pendampingan.

Diakuinya, memang masih ada kelemahan yang perlu ada perbaikan. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kunjungi Tenda Belajar SDN 5 Peusangan Siblah Krueng, Ketua Umum PP TIM Jakarta Muslim...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, didampingi H Zainal Abidin Hussein SE, mantan...

Tingkatkan Layanan Haji, Bupati Mukhlis Groundbreaking Gedung Kantor Kemenhaj Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Gedung Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Kabupaten Bireuen mulai dibangun di Desa Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang. Pembangunan...

Pastikan Pendistribusian BBM Lancar, Polres Bireuen Kawal Aktifitas di SPBU

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Patroli Perintis Presisi Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Bireuen terus mengintensifkan patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum...

FKOM UNIKI Gelar Seminar Ilmiah, Pematerinya Prof Ucok Pakar Informatika dan Komputer Indonesia

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pakar Informatika dan Komputer Indonesia dari Universitas Indonesia (UI), Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D., mendorong mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Lantik 34 Kepala Sekolah, Bupati Mukhlis Ingatkan Jabatan Ini Amanah untuk Masa Depan Generasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 34 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan...

KABAR POPULER

Lantik 34 Kepala Sekolah, Bupati Mukhlis Ingatkan Jabatan Ini Amanah untuk Masa Depan Generasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 34 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan...

Wacana Kantin MBG Timbulkan Keresahan Bagi Relawan SPPG di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Kuala - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) melontarkan wacana menjadikan kantin sekolah sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi...

Monev Keterbukaan Informasi Publik, Enam SKPK Bireuen Terima Penghargaan Kualifikasi Sangat Baik dan Baik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyerahkan penghargaan kepada enam Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang memperoleh hasil...

Apresiasi Pelaku Olahraga dan Atlet Berprestasi, Pemkab Bireuen Serahkan Penghargaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Momen peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada pembina cabang...

Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, Wabup Bireuen Inspektur Upacara Peringatan Haornas ke-43

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun...