KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak empat alumninya berhasil menembus pasar kerja internasional setelah dinyatakan lulus untuk bekerja di Jerman dan Jepang, mempertegas daya saing lulusan FIKES UMMAH di tingkat global.
Dua alumni yang akan bekerja di Jerman adalah Nora Rosmeka, lulusan Program Profesi Ners, dan Aura Intan Baizurah, lulusan Diploma III Keperawatan. Keduanya lolos melalui Program Government to Government (G to G) yang difasilitasi Pemerintah Indonesia.
Sementara itu, dua alumni lainnya, yakni Mahlia Ulfa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Zahrina dari Program Studi Ilmu Keperawatan, berhasil mengikuti program magang kerja di Jepang melalui kerja sama dengan Brexa Raya.
Wakil Dekan II FIKES UMMAH Bidang Keuangan, Kepegawaian, dan Kemahasiswaan, Machfud Azhari, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lulusan FIKES UMMAH memiliki kualitas dan kompetensi yang mampu bersaing di dunia kerja internasional.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, kemampuan bahasa asing, serta kesiapan menghadapi kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai negara,” ujar Machfud, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, keempat alumni tersebut kini hanya tinggal menyelesaikan administrasi akhir sebelum diberangkatkan ke negara tujuan. Seluruh tahapan seleksi telah mereka lalui dan dinyatakan lulus.

Menurut Machfud, keberhasilan alumni FIKES UMMAH bekerja di luar negeri bukanlah yang pertama. Sebelumnya, alumni Diploma III Keperawatan, Reka Desiana, asal Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, telah lebih dahulu berkarier di Jepang.
Ia menambahkan, peluang kerja bagi tenaga kesehatan Indonesia saat ini semakin terbuka di berbagai negara, seperti Jerman, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Singapura, Malaysia, Belanda, Australia, Kanada, dan Inggris. Tingginya kebutuhan layanan kesehatan di negara-negara tersebut membuat permintaan terhadap tenaga kesehatan profesional terus meningkat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, FIKES UMMAH terus memperkuat kurikulum berbasis kompetensi yang mengintegrasikan teori, praktik klinik, etika profesi, kemampuan komunikasi, serta penguasaan teknologi kesehatan.
Selain itu, fakultas juga secara aktif meningkatkan kualitas lulusan melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Salah satu program unggulannya adalah pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) yang rutin diselenggarakan bagi mahasiswa dan alumni.
Pelatihan tersebut membekali peserta dengan kemampuan penanganan kegawatdaruratan, bantuan hidup dasar, penanganan trauma, serta keterampilan klinis yang menjadi salah satu kompetensi penting dan banyak dibutuhkan oleh rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui berbagai penguatan kompetensi tersebut, FIKES UMMAH optimistis akan terus melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, berakhlak Islami, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi bagi pelayanan kesehatan di tingkat nasional maupun internasional. (Suryadi)












