KABAR BUREUEN-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pemuda Olahraga Parawisata (Disporapar) Bireuen, menyambut kepulangan anak bangsa siswi SMAN 1 Bireuen atas nama Indrian Puspita Rahmadhani.

Indrian Puspita Rahmadhani adalah duta Aceh asal Bireuen yang kembali terpilih dan dipanggil bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara peringatan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 di Istana Merdeka.

Prosesi penyambutan itu, berlangsung di Bate Iliek, Kecamatan Samalanga (Perbatasan antara Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Pidie Jaya). Kamis, (20/8/2020), diwarnai dengan peusijuek (tepung tawari) dan penggalungan bunga oleh Kadisporapar di dampingi oleh Sekdispora, Ketua KNPI Bireuen, Sekretaris Kwartir Pramuka Bireuen, Ikatan Guru Olahraga, PPI Bireuen, SAPMA PP Bireuen dan Kabid, Kasie dan seluruh pegawai Disporapar

Siswi kelas XII Mipa II di SMA Negeri 1 Bireuen ini, disambut kepulanganya, setelah ia menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Nasional pada upacara peringatan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, di istana merdeka.

Ini merupakan tahun kedua bagi putri sulung pasangan Roni Nurjaman dan Elly Hasni kelahiran 10 November 2003 ini, bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Nasional.

Dimana pada HUT RI ke-74, Indrian Puspita Rahmadhani bertugas di Tim Pasukan 17, sementara pada HUT RI ke-75 Indrian Puspita Rahmadhani dipercayai bertugas sebagai pembawa baki bendera untuk tim pengibaran pagi atau yang disebut Tim Sabang.

Dalam tim tersebut Indrian Puspita Rahmadhani melaksanakan tugasnya didamping oleh I Gusti Agung Kadek Wira A dari Bali yang bertugas sebagai Penggerek Bendera dan Muhammad Azand dari Nusa Tenggars Barat ( NTB) sebagai Komandan Kelompok.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Parawisata Kabupaten Bireuen, Muhammad Al Muttaqin S.Pd, M.Pd kepada Kabar Bireuen mengatakan, sebelum Indrian Puspita Rahmadhani di antar dan diserahterimakan kembali pihak kesekolah, terlebih dahulu kita karantinakan di salah satu hotel di Bireuen.

“Dalam masa karantina Indrian masih dalam pengawasan dan tanggungjawab Disporapar Bireuen, dan tidak dibenarkan untuk bertemu dan berkomunikasi dengan pihak lain,” jelas Muhammad Al Muttaqin.

Menurutnya, pada Sabtu (22/8/2020) secara dinas, pihak Disporapar membawa Indrian Puspita Rahmadhani untuk menghadap dengan Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH, M. Si di Pendopo Bupati.

Setelah itu, Insya Allah Bupati Bireuen mengantar dan menyerahkan langsung Indrian Puspita Rahmadhani, ke pihak sekolah di mana tempat ia menuntut ilmu selama ini.

Untuk diketahui, di tengah pandemi Covid-19, tahun ini, anggota Paskibra Nasional yang bertugas di Istana Negara, hanya dipilih sebanyak 8 orang dari seluruh Provinsi di Indonesia, yaitu dari Provinsi Aceh, Kalsel, Sultra, NTB, Bengkulu, Bali, Sumut dan Jatim. (Herman Suesilo).

BAGIKAN