Sabtu, 2 Mei 2026

Disita AK-56 dan Beragam Barang Bukti, Tersangka Penganiayaan Bersenjata Api di Peudada Ditangkap

KABAR BIREUEN, Bireuen – Polres Bireuen berhasil mengungkap kasus penganiayaan bersenjata api terhadap seorang korban di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, pada Kamis, 27 Juli 2024.

Penangkapan dan pengungkapan kasus ini, menjadi langkah signifikan dalam upaya menjaga keamanan di Bireuen. Terutama, dalam menjaga keamanan jelang Pilkada 2024.

Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, S.H., M.H, dalam konferensi pers di Mapolres setempat Sabtu, 26 Oktober 2024, mengungkapkan, tim gabungan Satreskrim Polres Bireuen telah bekerja keras menangkap tujuh tersangka dalam kasus yang berawal dari permasalah utang piutang tersebut.

Dijelaskan Jatmiko, ketujuh tersangka ditangkap di berbagai lokasi secara terpisah. Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK-56, sembilan butir peluru aktif, dua mobil, dua unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam yang diduga digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya.

Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko, S H., M.H, menyampaikan keterangannya tentang penangkapan tujuh tersangka penganiayaan bersenjata api, saat konferensi pers di Mapolres setempat, Sabtu, 26 Oktober 2024. (Foto: Humas Polres Bireuen)

“Alhamdulillah kami berhasil mengungkap kasus penganiayaan bersenjata api di Peudada yang sempat meresahkan masyarakat. Tujuh tersangka berhasil kami tangkap dan barang bukti senjata AK-56, peluru, kendaraan, serta handphone, telah kami amankan,” ujar  Jatmiko.

Dikatakannya, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Bireuen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bireuen, terutama menjelang Pilkada 2024.

“Kami harap upaya ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga iklim kondusif tetap terjaga di tengah momen krusial seperti Pilkada yang membutuhkan suasana aman dan damai,” sebutnya.

Menurut Jatmiko, para tersangka berasal dari berbagai wilayah di Aceh dan luar daerah. Penangkapan pertama dilakukan pada 3 Agustus 2024 terhadap dua tersangka, yakni pria berinisial HB (32) dan RM (26), warga Aceh Utara.

Kemudian pada 7 Agustus 2024, polisi kembali berhasil menangkap JH (35), warga Pidie Jaya, di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tujuh tersangka penganiayaan bersenjata api sedang digiring untuk diperlihatkan kepada wartawan pada konferensi pers di Mapolres setempat, Sabtu, 26 Oktober 2024. (Foto: Humas Polres Bireuen)

Penangkapan selanjutnya pada 9 Agustus 2024 di wilayah Aceh Utara terhadap FD (39), YC (42), dan AWI (45). Terakhir, tersangka MI (35) ditangkap pada 28 Agustus 2024 di Tanah Luas, Aceh Utara.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, menurut Jatmiko, motif utama dari tindak pidana penganiayaan tersebut berkaitan dengan perselisihan utang-piutang. Tindakan yang dilakukan para tersangka ini berujung pada tindak penganiayaan yang melibatkan senjata api.

Atas perbuatannya, ketujuh tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, serta Pasal 170 Ayat (1) Jo Pasal 351 dan atau Pasal 328 KUHP. Ancaman hukuman bagi para pelaku tidak main-main, yakni hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.

Kapolres Bireuen berharap agar masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekitar. Langsung melaporkan jika terjadi tindak kriminalitas untuk mencegah potensi gangguan keamanan, terutama menjelang perhelatan besar Pilkada 2024. (Hermanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...