Senin, 8 Desember 2025

Disita AK-56 dan Beragam Barang Bukti, Tersangka Penganiayaan Bersenjata Api di Peudada Ditangkap

KABAR BIREUEN, Bireuen – Polres Bireuen berhasil mengungkap kasus penganiayaan bersenjata api terhadap seorang korban di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, pada Kamis, 27 Juli 2024.

Penangkapan dan pengungkapan kasus ini, menjadi langkah signifikan dalam upaya menjaga keamanan di Bireuen. Terutama, dalam menjaga keamanan jelang Pilkada 2024.

Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, S.H., M.H, dalam konferensi pers di Mapolres setempat Sabtu, 26 Oktober 2024, mengungkapkan, tim gabungan Satreskrim Polres Bireuen telah bekerja keras menangkap tujuh tersangka dalam kasus yang berawal dari permasalah utang piutang tersebut.

Dijelaskan Jatmiko, ketujuh tersangka ditangkap di berbagai lokasi secara terpisah. Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK-56, sembilan butir peluru aktif, dua mobil, dua unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam yang diduga digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya.

Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko, S H., M.H, menyampaikan keterangannya tentang penangkapan tujuh tersangka penganiayaan bersenjata api, saat konferensi pers di Mapolres setempat, Sabtu, 26 Oktober 2024. (Foto: Humas Polres Bireuen)

“Alhamdulillah kami berhasil mengungkap kasus penganiayaan bersenjata api di Peudada yang sempat meresahkan masyarakat. Tujuh tersangka berhasil kami tangkap dan barang bukti senjata AK-56, peluru, kendaraan, serta handphone, telah kami amankan,” ujar  Jatmiko.

Dikatakannya, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Bireuen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bireuen, terutama menjelang Pilkada 2024.

“Kami harap upaya ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga iklim kondusif tetap terjaga di tengah momen krusial seperti Pilkada yang membutuhkan suasana aman dan damai,” sebutnya.

Menurut Jatmiko, para tersangka berasal dari berbagai wilayah di Aceh dan luar daerah. Penangkapan pertama dilakukan pada 3 Agustus 2024 terhadap dua tersangka, yakni pria berinisial HB (32) dan RM (26), warga Aceh Utara.

Kemudian pada 7 Agustus 2024, polisi kembali berhasil menangkap JH (35), warga Pidie Jaya, di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tujuh tersangka penganiayaan bersenjata api sedang digiring untuk diperlihatkan kepada wartawan pada konferensi pers di Mapolres setempat, Sabtu, 26 Oktober 2024. (Foto: Humas Polres Bireuen)

Penangkapan selanjutnya pada 9 Agustus 2024 di wilayah Aceh Utara terhadap FD (39), YC (42), dan AWI (45). Terakhir, tersangka MI (35) ditangkap pada 28 Agustus 2024 di Tanah Luas, Aceh Utara.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, menurut Jatmiko, motif utama dari tindak pidana penganiayaan tersebut berkaitan dengan perselisihan utang-piutang. Tindakan yang dilakukan para tersangka ini berujung pada tindak penganiayaan yang melibatkan senjata api.

Atas perbuatannya, ketujuh tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, serta Pasal 170 Ayat (1) Jo Pasal 351 dan atau Pasal 328 KUHP. Ancaman hukuman bagi para pelaku tidak main-main, yakni hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.

Kapolres Bireuen berharap agar masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekitar. Langsung melaporkan jika terjadi tindak kriminalitas untuk mencegah potensi gangguan keamanan, terutama menjelang perhelatan besar Pilkada 2024. (Hermanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...

Alfamidi Hadir, Salurkan CSR Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Aceh dan Sumatera 

0
KABAR BIREUEN, Medan - PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir longsor di Aceh, Sumatera Utara...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Percepatan Pemulihan Akses Bireuen-Takengon, Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane 

0
KABAR BIREUEN, Juli - Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas vital penghubung Bireuen-Takengon di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh,...

KABAR POPULER

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Edi Obama Terjun Langsung Antar Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra atau Edi Obama, sejak Kamis (4/12/2025) turun langsung ke lokasi pengungsian...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...