Disbudpar Aceh Segera Gelar Event Pentas Seni Virtual “Pentas Aceh Milenial”

KABAR BIREUEN – Pentas Aceh Milenial ‘Untold Story of Aceh’ sebuah even menampilkan kesenian Aceh yang dikemas dengan gaya milenial, Jumat (5/2/2021).

Selama pandemi segala aktivitas yang berhubungan dengan keramaian seakan terhenti, bukan hanya di Indonesia bahkan di luar negeri, namun tidak dengan kegiatan kesenian di Aceh.

Pada tahun 2020 Disbudpar Aceh juga melakukan even-even seni secara virtual. Even seni virtual dapat menggugah teman-teman seniman untuk terus berkarya, meskipun di era pandemi Covid-19.

“Kita tidak boleh berhenti dan harus bangkit untuk hidup di masa yang akan datang. Di awal tahun 2021 ini, kita awali dengan event-event seni virtual dengan gaya millennial. Disuguhi kepada masyarakat Aceh, agar Aceh selalu bangkit dan Aceh tentunya semakin dikenal,” ungkap Jamaluddin SE M Si Ak selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar Aceh).

“Kesenian di Aceh merupakan kesenian yang sangat luar biasa, kita juga mengajak anak-anak milenial untuk mengetahui kesenian yang ada di Aceh, kita padukan dengan gaya-gaya milenial yang sekarang, ” imbuhnya.

Event Pentas Seni yang akan diadakan pada 13-14 Februari 2021 dikemas dengan gaya berbeda, yaitu dengan gaya milenial sebagai upaya promosi pariwisata oleh Disbudpar Aceh.

“Walaupun terjadi pandemi Covid-19 di Aceh, tidak menurunkan minat dan bakat seniman-seniman yang ada di Aceh untuk terus berkarya, terus berkreasi untuk mengembangkan seni yang ada di Aceh,” ujar Jamaluddin.

Berbagai jenis karya seni budaya Aceh yang kaya nilainya dapat dinikmati melalui channel Youtube Disbudpar Aceh dengan link sebagai berikut: https://youtu.be/vXzmaiBR2Ik

Di hari pelaksanaan even Pentas Aceh Milenial ini, penonton dapat menikmati ragam seni budaya Aceh, antaranya; seni musik ; Guest Star Perform (Gery The Voice, Pupha Etnica, Rialdoni), musik hiburan (Semuka, Pasha Drumer Cilik, Wira Violin, Galaxy, Balbarawas), Hikayat Aceh, band tarian daerah (Ranup Lampuan Sanggar Al-Hijrah, Didong Tijah Linge, Rapai Geleng), tari kreasi (Sanggar Buana, Sanggar Meurunoe Art, Sanggar Seni Rampagoe) dan Mop Mop Aceh,

Selain menampilkan seniman dari berbagai jenis bidang seni, seperti teater, musik, hikayat, band juga diisi pertunjukan lukisan secara live mural, suguhan ini menjadi sangat menarik sebab lukisan dapat diikuti proses pembuatannya secara langsung hingga selesai selama prosesi pertunjukan dilangsungkan.

Meskipun even Pentas Aceh Milenial ini ditayangkan secara virtual YouTobe Disbudpar Aceh, di lokasi Gedung Taman Seni dan Budaya Aceh, Ruang Indoor, penonton selaku undangan juga boleh mengikuti pertunjukan, namun dengan kapasitas terbatas sejumlah 100 orang. Para penonton di lokasi diwajibkan tetap mengikuti protokol Kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan tetap menjadi ketetapan setiap kegiatan Disbudpar, sebab itu, kita semua patut untuk selalu menjaga dan menerapkannya dalam berbagai aktifitas publik. Ingat pandemi itu masih ada jadi kita harus menerapkan prinsip hidup dengan tiga M (Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Memakai Masker) supaya kita selalu terhindar dari penyakit Covid-19 ini,” ungkap Rahmadhani, M Bus selaku Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh.

Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin menjelaskan bahwa dalam pelaksanaa event Pentas Aceh Milenial ini, dimaksudkan juga agar bagi masyarakat Aceh secara bersama-sama dapat saling melindungi kesenian, dengan melibatkan anak-anak milenial dalam mengembangkan kesenian yang ada di Aceh. Dukungan dari masyarakat sangat di harapkan. Ini juga sebagai bentuk promosi pariwisata melalui even kesenian.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial biasa, jadi kami Disbudpar Aceh berharap ada suatu nilai, dan value yang kita harapkan dari kegiatan ini, dalam artian seni-seni yang kita tawarkan kita persembahkan dalam event Pentas Aceh Milenial ini tentunya untuk mengembangkan kreasi kesenian Aceh,” urai Jamaluddin.

“Mari kita saksikan pentas Aceh Milenial dengan tema Untold Story of Aceh 13 hinggs14 Februari 2021 di Chanel Youtube Disbudpar Aceh. Momen penting di tahun 2021 untuk mengajak semua milenial Aceh untuk menikmati pesona seni dan budaya Aceh, yang tentunya kita mengundang talenta-talenta muda milenial Aceh untuk lebih optimis dan berinovasi lebih baik lagi di kemudian hari,” ajak Jamaluddin. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...