KABAR BIREUEN-Suasana haru dan isak tangis tak dapat terbendung pada pelaksanaan acara Perpisahan dan Pelepasan peserta didik kelas IX UPTD SMPN 1 Bireuen.
Kegiatan ini menandai telah berakhirnya masa belajar peserta didik kelas IX di SMPN 1 Bireuen Tahun Pelajaran 2022/2023, setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
Kegiatan yang diprakarsai langsung oleh OSIS UPTD SMPN 1 Bireuen, berlangsung di halaman sekolah setempat, Senin pagi (29/5/2022) ditandai dengan pelepasan balon ke udara.
Pada kesempatan itu, perwakilan kelas IX, M Izzat Ashiddiqqi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru yang mereka cintai, atas ilmu dan bimbingan yang diberikan selama ini.
“Semua pelajaran dan nasehat yang kami dapatkan selama di bangku sekolah ini, akan selalu menjadi motivasi kami kedepan,” ujarnya.
Ia juga juga menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan dan kenakalan yang pernah mereka perbuat selama di sekolah.
“Kenanglah dan ingatlah kami selalu sebagai peserta didik yang pernah bapak dan ibu mengajarkan kami ilmu yang sangat berguna untuk masa depan kami,” pintanya.
Ucapan terima kasih kepada orang tua tercinta yang selalu memberikan kasih sayang dorongan kepada kami, sehingga dapat lulus dengan hasil memuaskan dan merayakannya pada hari ini.
Kepada teman-teman semua, peristiwa yang dialami semasa di sekolah ini baik dalam suka duka, senang, sedih, dan bahagia agar untuk selalu dikenang dan sekolah yang dicintai ini jangan terlupakan.
Setelah lulus, hendaknya selalu terdorong untuk tetap rajin belajar untuk menggapai cita cita setinggi mungkin.
“Tidak seorang pun siap dengan perpisahan, namun setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan,” tutur M Izzat Ashiddiqqi yang juga sebagai Ketua Osis sekolah setempat.
Sementara itu, mewakili orangtua/wali murid kelas IX, Azis Fandila menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan guru atas perjuangan, keikhlasan serta pengorbanan dengan penuh kesabaran telah mendidik dan membimbing anak kami di sekolah ini.
Dia mohon maaf mungkin selama anak belajar di sekolah ini, terdapat tingkah laku mereka tidak pada tempatnya baik secara disengaja maupun tidak disengaja, sekali lagi dia mohon maaf.
“Apresiasi disampaikan kepada Kepala UPTD SMPN 1 Bireuen, Ibrahim Harun, ditangan dingin beliau banyak sudah prestasi yang diraih sekolah, baik tingkat regional maupun nasional dan melahirkan alumni yang hebat dibidangnya masing-masing,” ujar Ajis Fandila.
Sementara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Bireuen, Ibrahim Harun, S.Pd.,M.S.M, dalam inti sambutannya mengatakan setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini, jadilah anak yang berbakti kepada kedua orangtua dan guru.
“Percayalah do’a orangtua dan guru akan mengantarkan kalian kemana arah tujuan serta hargai sesama dan toleransi dalam segala aktifitas,” kata dia.
Tempuhlah pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi untuk meraih cita cita dan jaga almamater SMPN 1 Bireuen yang sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat Kabupaten Bireuen.
“Jangan sesekali mencoreng almamater sekolah kita, itu harus diingat dan tolong dijaga dengan baik ,” pesan Ibrahim Harun.
Kepada orangtua/wali murid, hari ini dikembalikan kembalikan peserta didik yang kami banggakan kepada orangtua/wali murid masing- masing, setelah menyelesaikan pendidikan disekolah ini selama tiga tahun dalam kondisi suka maupun duka.
“Ucapan terima kasih kepada warga sekolah dan panitia acara, berkat kontribusi dan kerja keras acara ini bisa berjalan sukses dengan lancar,” ucapnya.
Di tempat yang sama pembina Osis Darajatul Ulya S.Pd kepada Kabar Bireuen mengatakan, kegiatan pelepasan dan perpisahan ini dirangkai dengan hiburan ekstrakurikuler Pentas Seni Siswa.
Pentas Seni tersebut diisi dengan beragam seni persembahan peserta didik SMPN 1 Bireuen, seperti seni tari seni sastra dan musik.
Kemudian kegiatan rutinitas yang di gelar setiap tahun ini juga diwarnai dengan stand bazar kuliner, kerajinan dan aksesoris hasil karya siswa SMPN 1 Bireuen.
“Bazar ini merupakan hasil penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka, bazar tersebut mengangkat tema Sampahku Kreatifitasku,” jelas Darajatul Ulya.
Hadir dalam kegiatan itu, antara lain Unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Ketua PMI Aceh, Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Unsur Forkopimcam Kota Juang.
Kemudian, unsur Perangkat Desa setempat, Komite Sekolah, sejumlah Kepala UPTD SD dan SMP, orangtua/wali murid, para alumni, dewan guru beserta staff sekolah sejumlah peserta didik dan undangan lainnya. (Herman Suesilo)











