Rabu, 24 Juni 2026

Digelar, Diskusi Tematik “Perempuan, Keadilan Pangan dan Media”

KABAR BIREUEN– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen menggelar diskusi tematik “Perempuan, Keadilan Pangan dan Media” di salah satu cafee di Bireuen, Jumat (21/4/2017).

Kegaitan yang terselengaran atas kerjasama AJI dengan OXFAM dan Australia AID itu menghadirikan tiga orang pemateri.

Mereka adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen Irwan ,SP, M.Si, Muazzinah Yacob B.Sc, M.PA, akademisi dan peneliti dan Ummi Kalsum, wanita pejuang pangan dari Aceh Besar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen Irwan ,SP, M.Si, dalam paparannya menyebutkan, kegiatan ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen mencakup pengembangan kawasan mandiri pangan.

Kemdain, pembangunan dan pengembangan lumbung pangan masyarakat, pengembangan usaha pangan masyarakat dan pengembangan kawasan pangan lestari.

Pada kesempatan diskusi tersebut, Irwan mengatakan jika ada persoalan yang dihadapi petani, maka petani atau kelompok tani bisa melaporkan pada penyuluh lapangan. Meski diakuinya, penyuluh belum tentu menguasai semua hal dan bisa mengatasi persoalan tersebut.

“Setidaknya penyuluh bisa menfasilitasi petani atau kelompok tani untuk mencari solusinya,” sebut Irwan.

Dikatakan Irwan, untuk menapatkan keadilan pangan, maka posisi tawar petani harus ditingkatkan, selama ini posisi tawar petani sangat rendah. Harga barang bukan petani yang tentukan melainkan ditentukan oleh pengepul atau pedagang.“Salah satu cara menambah harga jual pangan dengan pengelolaan paska panen,” katanya.

Sementara itu, Muazzinah Yacob dalam pemaparannya mengungkapkan pentingnya peran pemerintah dalam menfasilitasi dan membantu petani mulai dari penanganan pertama sampai paska panen dan penjualan hasil panen.

Dalam hal ketahanan pangan, sebutnya, media juga harus berperan penting.  Menurut pendapat aktivis perempuan itu, media selama ini kurang memberitan terkait permasalahan pangan, lebih banyak masalah politik.

“Kalau saja media memberitakan persoalan-persoalan pangan, bagaimana nasib petani, kegagalan panen dan kurangnya perhatian pemerintah, maka saya yakin pasti akan ada perbaikan. Kalau diberitakan setiap saat, paling tidak pemerintah lama-lama akan memberikan perhatian juga,” ungkap Peneliti The Aceh Institue ini.

Pemateri lainnya, Ummi Kalsum, Ketua Kelompok Tani Desa Dusun Ahmad Pantee, Desa Pantee, Aceh Besar itu menyebutkan, dia bersama kelompok perempuan sering mengikuti diskusi terkait perempuan.

Dalam diskusi tersebut, peraih penghargaan Pejuang Pangan tahun 2016 lalu itu menuturkan, dia merangkul sejumlah rekan-rekan sesama perempuan untuk  memberikan motivasi bagaimana agar taraf hidup mereka semakin meningkat.

Dia memotivasi warga desa agar mendapatkan informasi soal pertanian. Baik itu mengenai bantuan penyuluhan, bibit, pupuk sampai pelatihan penyemaian sawah. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan Sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026-2030

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah untuk masa jabatan 2026–2030 dalam Rapat...

Siapkan SDM Digital, Himaif Fikom Umuslim Gelar Pelatihan Web Developer

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Himpunan Mahasiswa Informatika (Himaif) Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menggelar pelatihan Web Developer untuk membekali mahasiswa keterampilan...

Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh Hadirkan 85 Ribuan Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp9,2 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Bhayangkara Fest 2026 yang diselenggarakan Polda Aceh dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 berhasil menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dan PT Huawei Tech Investment menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Bidang...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Pelayanan Publik Bireuen Masuk Kategori Sangat Baik, Raih Nilai IPP 4,08

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan publik. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik...