Selasa, 9 Desember 2025

Digelar, Diskusi Tematik “Perempuan, Keadilan Pangan dan Media”

KABAR BIREUEN– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen menggelar diskusi tematik “Perempuan, Keadilan Pangan dan Media” di salah satu cafee di Bireuen, Jumat (21/4/2017).

Kegaitan yang terselengaran atas kerjasama AJI dengan OXFAM dan Australia AID itu menghadirikan tiga orang pemateri.

Mereka adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen Irwan ,SP, M.Si, Muazzinah Yacob B.Sc, M.PA, akademisi dan peneliti dan Ummi Kalsum, wanita pejuang pangan dari Aceh Besar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen Irwan ,SP, M.Si, dalam paparannya menyebutkan, kegiatan ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen mencakup pengembangan kawasan mandiri pangan.

Kemdain, pembangunan dan pengembangan lumbung pangan masyarakat, pengembangan usaha pangan masyarakat dan pengembangan kawasan pangan lestari.

Pada kesempatan diskusi tersebut, Irwan mengatakan jika ada persoalan yang dihadapi petani, maka petani atau kelompok tani bisa melaporkan pada penyuluh lapangan. Meski diakuinya, penyuluh belum tentu menguasai semua hal dan bisa mengatasi persoalan tersebut.

“Setidaknya penyuluh bisa menfasilitasi petani atau kelompok tani untuk mencari solusinya,” sebut Irwan.

Dikatakan Irwan, untuk menapatkan keadilan pangan, maka posisi tawar petani harus ditingkatkan, selama ini posisi tawar petani sangat rendah. Harga barang bukan petani yang tentukan melainkan ditentukan oleh pengepul atau pedagang.“Salah satu cara menambah harga jual pangan dengan pengelolaan paska panen,” katanya.

Sementara itu, Muazzinah Yacob dalam pemaparannya mengungkapkan pentingnya peran pemerintah dalam menfasilitasi dan membantu petani mulai dari penanganan pertama sampai paska panen dan penjualan hasil panen.

Dalam hal ketahanan pangan, sebutnya, media juga harus berperan penting.  Menurut pendapat aktivis perempuan itu, media selama ini kurang memberitan terkait permasalahan pangan, lebih banyak masalah politik.

“Kalau saja media memberitakan persoalan-persoalan pangan, bagaimana nasib petani, kegagalan panen dan kurangnya perhatian pemerintah, maka saya yakin pasti akan ada perbaikan. Kalau diberitakan setiap saat, paling tidak pemerintah lama-lama akan memberikan perhatian juga,” ungkap Peneliti The Aceh Institue ini.

Pemateri lainnya, Ummi Kalsum, Ketua Kelompok Tani Desa Dusun Ahmad Pantee, Desa Pantee, Aceh Besar itu menyebutkan, dia bersama kelompok perempuan sering mengikuti diskusi terkait perempuan.

Dalam diskusi tersebut, peraih penghargaan Pejuang Pangan tahun 2016 lalu itu menuturkan, dia merangkul sejumlah rekan-rekan sesama perempuan untuk  memberikan motivasi bagaimana agar taraf hidup mereka semakin meningkat.

Dia memotivasi warga desa agar mendapatkan informasi soal pertanian. Baik itu mengenai bantuan penyuluhan, bibit, pupuk sampai pelatihan penyemaian sawah. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Di tengah akses terputus dan medan yang ekstrem, mantan Bupati Bireuen, Drs H Mustafa A Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menempuh...

HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU),...

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

0
KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai...

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

KABAR POPULER

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...