Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si

KABAR BIREUEN – Dalam rangka menjaga stabilitas dan ketersediaan Pangan Nasional serta untuk mengantisipasi imbas Covid-19, Pemerintahan Kabupaten Bireuen menetapkan jadwal tanam di lahan sawah Musim Tanam (MT) Gadu tahun 2021.

Jadwal turun ke sawah tersebut, berdasarkan surat Bupati Bireuen nomor 520/619/2021 tertanggal 24 Mei 2021, perihal Jadwal Tanam di Lahan Sawah Musim Tanam Gadu 2021 yang ditandatangani oleh Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si.

Dalam surat itu, Bupati Bireuen menyebutkan, bahwa penetapan jadwal turun ke sawah di tengah ancaman wabah corona adalah untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan Pangan Nasional serta untuk mengantisipasi dampak Covid-19.

Selain itu, juga hasil keputusan rapat koordinasi terbatas dengan dinas teknis, Ketua Keujruen Blang dan Ketua KTNA Kabupaten Bireuen, tentang penetapan jadwal turun ke sawah musim tanam gadu tahun 2021.

Untuk jadwal turun ke sawah MT Gadu tahun 2021 adalah sebagai berikut:

Kenduri blang/gotong royong jadwalnya disesuaikan dengan keadaan setempat.

Kemudian,  pembersihan saluran jadwalnya juga disesuaikan dengan keadaan setempat.

Pembukaan pintu air dimulai 30 Mei 2021. Pengolahan tanah mulai 5 Juni – 17 Juni 2021.

Untuk semai benih mulai 18 Juni – 30 Juni 2021, dilanjutkan tanam sejak 8 Juli – 20 Juli 2021.

Penutupan pintu air akan dilakukan awal Oktober 2021. Sedangkan jadwal panen diperkirakan akhir Oktober 2021.

Selanjutnya, pada MT Gadu 2021 ini, Bupati Bireuen menganjurkan petani menggunakan benih yang sudah teruji. Seperti varietas Cibogo, Cigeulis, Ciherang, Mekongga, Inpari 32 HBD, Inpari 30 Ciherang Sub, Inpari 23 Bantul, Siliwangi Agritan, Mustajab, Situ Bagendit, Cibogo Bestari, Suluttan Unsrat dan Inpari Sidenuk.

Kemudian Bupati Muzakkar berharap, petani dapat mengikuti jadwal tanam yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami harapkan kepada petani agar jadwal waktu yang telah ditetapkan, supaya dipatuhi dan dilaksanakan, berhubung jaringan irigasi D.I Pante Lhong secara bersamaan tahun 2021 ini sedang dilaksanakan rehabilitasi,” tutup Bupati Bireuen. (Rizanur/*)