KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh melaksanakan ujian seleksi akademi calon beasiswa Diploma Aceh Carong.
Ujian seleksi Akademi Calon Beasiswa Diploma Aceh Carong bagi masyarakat miskin di Kabupaten Bireuen merupakan Program Pemerintah Tahun 2025 berlangsung di Oproom Pusat Kantor Pusat Pemkab setempat, Sabtu 19 Juli 2025.
Bupati Bireuen diwakili Asisten II Setdakab Dailami, S.Hut., M. Ling mengatakan,
pendidikan tinggi bagi sebagian masyarakat Indonesia masih tergolong kebutuhan mahal terlebih bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Hal ini tentu berdampak pada sektor pendidikan serta menghambat pemerataan pendidikan bagi semua kalangan.
Maka Pemerintah Aceh melahirkan Program Beasiswa Diploma Aceh Carong melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh bagi masyarakat miskin sangat penting.
“Dengan tujuan untuk meningkatkan pendidikan bagi putra putri Aceh umumnya, dan Bireuen pada Khususnya,” ujarnya.

Dailami mengatakan, beasiswa Diploma Aceh Carong bagi masyarakat miskin usulan Pemerintah Kabupaten/Kota dipandang penting, karena kondisi kemiskinan terjadi salah satunya disebabkan faktor ketidakmampuan ekonomi untuk membiayai pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Maka dengan diberikan beasiswa tersebut merupakan program untuk pengentasan kemiskinan sekaligus dapat mengurangi tingkat pengangguran dan Konflik sosial masyarakat akibat kemiskinan.
Sehingga sasaran yang diharapkan kepada para putra-putri Aceh nantinya menjadi Terampil dan Profesional serta diserap pada lapangan kerja baik di daerah asalnya maupun regional lainnya .
Pada kesempatan itu Dailami menjelaskan peserta seleksi akademik calon mahasiswa Diploma Aceh Carong bagi masyarakat miskin di Kabupaten Bireuen adalah sebanyak 17 orang peserta yang telah lulus seleksi administrasi.
Dari jumlah tersebut diantaranya 6 orang telah mengikuti ujian di Banda Aceh dan telah lulus dengan berbagai jurusan pilihan mereka masing-masing sesuai jurusan yang telah di diamanatkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.
Disebutkan, keenam mahasiswa Bireuen tersebut yaitu 2 orang di Politeknik Manufaktur Bandung, 1 orang Politeknik Batam dan 3 orang di Akamigas di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
“Dengan demikian sisa yang mengikuti ujian pada hari ini, 19 Juli 2025 berjumlah 11 orang dan semoga nantinya mereka lulus dengan nilai yang terbaik,” tutup Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen ini. (Hermanto)











