KABAR BIREUEN, Jeumpa– Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Bireuen mengharapkan bantuan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atau melalui dinas terkait agar dilakukan satu pintu.
Supaya tidak adanya kecemburuan antar OKP, karena ada OKP yang mendapatkan bantuan pembinaan dan ada yang tidak.
Hal itu mengemukan dalam silaturahmi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen dengan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan OKP se Kabupaten Bireuen, Rabu ( 28/5/2925) pagi di JK Coffee and Roastery, di Jalan Medan Banda Aceh, Desa Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.
Bantuan pembinaan diharapkan diberikan satu pintu yaitu melalui KNPI.
Kadisporapar Bireuen, Muhammad Almuttaqim M.Pd, menyebutkan, permintaan dari KNPI Bireuen itu akan ditampung dan akan disampaikan kepada pimpinan.

“Permintaan dari teman-teman KNPI akan kita tampung dan disampaikan kepada pimpinannya. Mari sama-sama kita kawal usulan tersebut,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia mengharapkan adanya pendataan OKP yang ada di Bireuen secara keseluruhan.
Sebelumnya, Ketua DPD II KNPI Bireuen, Abdul Halim yang baru saja terpilih sebagai ketua dalam Musda VI pada 24 Mei 2025 lalu menyebutkan, wirausaha pemuda menjadi targetnya, sebagaimana visi misi yang telah disampaikan pada Musda VI KNPI Bireuen.
“Wirausahaan pemuda menjadi salah satu prioritas, bukan hanya tentang ekonomi dan sosial, tapi juga tentang membangun kemandirian dan daya saing pemuda. Kita berharap program ini mendapat dukungan dari pemerintah,” katanya.
Abdul Halim menyebutkan, KNPI Bireuen akan mengkritisi kebijakan Pemkab Bireuen jika ada yang tidak bagus atau tidak sesuai untuk kepentingan masyarakat, tapi akan mendukung kebijakan atau program yang bagus.
Pria yang akrab disapa Halim ini kembali mengingatkan agar seluruh OKP mengirimkan perwakilannya untuk menjadi pengurusnya KNPI Bireuen. (Ihkwati)











