Senin, 8 Desember 2025

Bank Aceh Syariah Rayakan HUT ke-52, Menyatukan Langkah Membangun Aceh

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Bank Aceh Syariah dengan bangga merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 pada Rabu (6/8/2025). Tema yang diusung bank milik masyarakat Aceh dalam milad kali ini adalah ‘Menyatukan Langkah Membangun Aceh.’

Tema ini menjadi filosofi inti yang melambangkan kekompakan seluruh elemen Bank Aceh–mulai dari manajemen, pegawai, hingga nasabah–dalam mewujudkan visi dan misi lembaga. ‘Menyatukan Langkah’ menjadi refleksi dari wujud sinergisitas dan kolaborasi yang tak terpisahkan. Sementara ‘Membangun Aceh’ menjadi penegasan peran strategis Bank Aceh sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi dan sosial Aceh secara berkelanjutan, adil, dan inklusif.

 

Memasuki usia Ke-52 tahun, Bank Aceh Syariah terus menguatkan nilai-nilai syariah dalam setiap langkahnya, berkomitmen penuh untuk membangun Aceh yang mandiri dan sejahtera. Perjalanan panjang Bank Aceh adalah cerminan dari dedikasi tiada henti untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh. Sejak didirikan, Bank Aceh Syariah sudah menjadi pilar penting dalam perekonomian Aceh serta menyediakan akses layanan keuangan syariah yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Komitmen terhadap prinsip-prinsip syariah bukan hanya sekadar kepatuhan, melainkan sebuah keyakinan yang mengakar kuat dalam setiap operasional bank, serta memastikan setiap transaksi dan produk yang ditawarkan membawa keberkahan dan keadilan.

Kinerja keuangan solid dan berkelanjutan
Bank Aceh Syariah terus menunjukkan kinerja keuangan yang solid dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Perbandingan kinerja periode Juni 2024 dan Juni 2025 menunjukkan tren positif yang signifikan. Ini menjadi cerminan efisiensi operasional dan kepercayaan publik kepada Bank Aceh terus meningkat.

Pada Juni 2025, total aset Bank Aceh Syariah mencapai Rp 29,8 triliun. Angka itu meningkat 3,82 persen dibanding Juni 2024 yang besarnya Rp 28,7 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan signifikan pada dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 25,1 triliun pada Juni 2025 atau naik 3,9?ri Rp 24,1 triliun pada Juni 2024.

Selain itu, penyaluran pembiayaan juga menunjukkan tren positif yakni mencapai Rp 21 triliun pada Juni 2025. Besaran tersebut tumbuh 6,64?ri Rp 19,3 triliun pada Juni 2024, dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga baik serta mengalami peningkatan yang sehat. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis dan manajemen risiko yang diterapkan oleh pihak bank.

Pertumbuhan yang konsisten ini tak lepas dari berbagai inovasi produk dan layanan seperti layanan ATM drive-thru pertama di Lhokseumawe, serta perluasan jaringan kantor dan optimalisasi teknologi digital untuk memberikan kemudahan akses bagi nasabah. Bank Aceh Syariah terus berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas, sejalan dengan prinsip-prinsip syariah.

Rentetan Penghargaan Bergengsi

Dedikasi dan inovasi Bank Aceh Syariah dalam industri perbankan syariah sudah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi di tingkat regional dan nasional. Penghargaan yang berhasil diraih Bank Aceh dalam beberapa waktu terakhir, antara lain, penghargaan sebagai Mitra dengan Penyaluran Terbanyak Tahun 2024 Kategori Bank Pembangunan Daerah oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, The Aceh Post Awards 2025 untuk kategori Perbankan Peumaju UMKM Daerah.

Penghargaan-penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, komitmen, dan inovasi seluruh jajaran Bank Aceh Syariah dalam memberikan layanan terbaik dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Komit Salurkan CSR

Sebagai bentuk komitmen sosial dan tanggung jawab terhadap pembangunan daerah, Bank Aceh Syariah sudah menyalurkan berbagai program corporate social responsibility (CSR) sepanjang tahun 2025. Program CSR ini fokus pada dua sektor utama yaitu bina lingkungan dan kemitraan. Program ini sengaja dirancang untuk memberi dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Melalui program-program ini, Bank Aceh Syariah berupaya aktif dalam mengatasi isu-isu sosial dan ekonomi, terutama dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang kesehatan yaitu pencegahan stunting dan bantuan untuk pembangunan prasarana dan sarana rumah ibadah (masjid).

Selain itu, kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup juga menjadi prioritas. Bank Aceh Syariah mendukung berbagai kegiatan seperti program earth hour, pemberian tong sampah kepada masyarakat Pulau Nasi (Pulau Aceh), dan dukungan terhadap komunitas lokal yang bergerak di bidang konservasi.

Melalui inisiatif ini, Bank Aceh Syariah berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. Dukungan ini juga meluas hingga ke sektor pariwisata, di mana Bank Aceh Syariah memberi dukungan finansial dan promosi untuk pengembangan wisata dan promosi seni budaya lokal. Tujuannya, untuk menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Aceh.

Sektor peningkatan kualitas usaha masyarakat menjadi salah satu pilar utama dalam program kemitraan. Bank Aceh Syariah menyalurkan bantuan modal, pelatihan manajemen keuangan, serta fasilitasi pemasaran produk bagi para pelaku UMKM. Inisiatif ini tidak hanya membantu UMKM untuk berkembang, melainkan juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang kuat dan resilient.

Penyaluran CSR ini merupakan bagian tak terpisahkan dari filosofi Bank Aceh Syariah untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, sehingga memastikan setiap langkah yang diambil selalu memberikan manfaat yang nyata dan merata.

Bersama Membangun Aceh

Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Abdul Rafur, menyatakan, perayaan HUT Ke-52 ini menjadi momen penting bagi Bank Aceh untuk merefleksikan perjalanan panjang yang sudah dilalui dan menetapkan langkah-langkah strategis untuk masa depan.

“Tema ‘Menyatukan Langkah Membangun Aceh’ bukan hanya sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen kolektif yang akan terus kami jaga. Kami percaya bahwa dengan bersinergi dan berkolaborasi, kita dapat mewujudkan Aceh yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Bank Aceh Syariah berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Aceh, serta menjadi lembaga keuangan syariah pilihan utama masyarakat. Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Bank Aceh Syariah optimis akan mencapai puncak keberhasilan, memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Aceh. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...

Alfamidi Hadir, Salurkan CSR Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Aceh dan Sumatera 

0
KABAR BIREUEN, Medan - PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir longsor di Aceh, Sumatera Utara...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

KABAR POPULER

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Edi Obama Terjun Langsung Antar Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra atau Edi Obama, sejak Kamis (4/12/2025) turun langsung ke lokasi pengungsian...

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...