Selasa, 13 Januari 2026

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai dari ruang belajar, perabot, data administrasi siswa, hingga pagar sekolah yang roboh puluhan meter.

Salah satu yang terdampak cukup serius adalah MTsN 10 Makmur. Air setinggi sekitar 40 sentimeter menggenangi ruang kepala madrasah dan tata usaha, menyebabkan data siswa serta berbagai dokumen penting terendam. Selain itu, ruang perpustakaan, ruang guru, dan sejumlah ruang kelas juga ikut tergenang, menyisakan lumpur tebal di lantai.

“Hari ini dilakukan pembersihan ruang-ruang yang terdampak banjir oleh guru bersama murid yang hadir,” ujar Lainawati, salah seorang guru MTsN 10 Bireuen, Senin (8/12/2025).

Pagar MTsN 10 Bireuen roboh akibat diterjang banjir sepanjang 30 meter lebih. (Foto: Faisal Ali/Kabar Bireuen)

Tidak hanya itu, pagar sekolah di MTsN 10 Makmur juga roboh sepanjang lebih dari 30 meter akibat terjangan air. Selain MTsN 10 Makmur, sejumlah sekolah lain juga mengalami nasib serupa.

BACA JUGA: Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

Di antaranya, MIN 40 Bireuen, TKN Cut Nyak Dien, SMP Negeri 1 Makmur, MAS 1 Makmur, SDN 10 Makmur di Ulee Gle, SDN 3 Makmur di Lapehan Mesjid, TKN Kuta Sabi, SDN 5 Makmur di Cot Kruet, SMP Negeri 2 Makmur, SDN 7 Makmur di Leubu Cot, MIN 18 Bireuen, serta TKN Cut Nyak Asiah di Leubu Me.

“Di MIN 18 Bireuen, pagar sekolah roboh hampir sepanjang 50 meter,” ujar Baihaqi, relawan PMI Makmur.

Guru MTsN 10 Bireuen sedang memperhatikan meja guru yang terendam air. (Foto: Faisal Ali/Kabar Bireuen)

Akibat genangan banjir tersebut, sejumlah meja kepala sekolah, tata usaha, dan meja guru yang terbuat dari material triplek terkelupas dan rusak.

Sementara itu, di MAN 5 Bireuen yang berlokasi di Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, dampak banjir juga cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 23 unit komputer di ruang laboratorium komputer terendam air.

“Kemungkinan komputer tersebut tidak bisa digunakan lagi,” ujar Naura, salah seorang siswi MAN 5 Bireuen.

Selain komputer, meja guru serta data siswa di sekolah tersebut juga ikut terendam banjir. Hingga kini, pihak sekolah bersama masyarakat masih terus melakukan upaya pembersihan dan pendataan kerusakan akibat bencana tersebut. (Faisal Ali) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...