KABAR BIREUEN-Ulama kharismatik Teungku H Muhammad Amin Mahmud atau akrab disapa Abu Tumin mengatakan pembongkaran Mesjid Besar Peusangan (MPB), bukan atas keinginan panitia pembangunan tapi untuk proses renovasi total.

Hal itu dikatakan Abu Tumin ketika melakukan peusijuk (tepungtawar) Panitia Pembangunan MBP yang dilakukan di mesjid itu di Keudee Matang Geulumpangdua, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Selasa (7/7/2020).

Diantara panitia yang dipeusijuk oleh Abu Tumin yaitu ketua panitia, H. Mukhlis, AMd, ketua BKM, Tgk H Anwar Hasan, Imum Syiek (imam besar), Tgk Hafidz dan Camat Peusangan, Ibrahim SSos.

Ulama kharismatik Abu Tumin di Blang Bhahdeh pada kesempatan itu mengharapkan kepada BKM dan panitia agar melaksanakan amanah yang diberikan jamaah dengan baik.

“Kita doakan mesjid ini cepat selesai,” harap Tumin.

Tentang pembongkaran mesjid yang ada sekarang ini, sebut Tumin bukan atas keinginan panitia, tapi karena bangunan mesjid memang sudah dimakan usia.

“Untuk membangun yang baru maka mesjid yang sudah ada ini perlu dibongkar. Ini jangan sampai salah ditafsirkan,” pinta Abu Tumin.

Ketua Pantia H Mukhlis AMd yang ditanya wartawan di lokasi MBP mengatakan, Mesjid Besar Peusangan yang terletak di lintas nasional Banda Aceh-Medan itu tidak dibongkar sekaligus tapi bertahap yaitu bagian yang terkena bangunan baru.

“Tidak kami bongkar sekaligus. Hanya bagian bagian yang terkena bangunan baru saja yang dibongkar. Begitu pula untuk salat jumat, tetap di mesjid ini. Yang tidak tertampung bisa salat di bawah bangunan darurat yang sudah kami sediakan,” sebut pria yang akrab disapa Mukhlis Takabeya.

Menurut Mukhlis, saat ini realisasi pembangunan MBP mencapai 25 persen dan telah menghabiskan biaya Rp15 milyar lebih.

Ia memperkirakan untuk renovasi total mesjid itu akan menghabiskan anggaran sebesar Rp80 – Rp100 milyar.

“Perkiraan awal sekitar Rp80 milyar jika selesai dikerjakan tepat waktu lima tahun. Jika tidak selesai, bisa saja anggarannya bertambah, mengingat harga barang semakin lama semakin meningkat,” tandasnya.

Amatan media ini, MBP yang dilakukan renovasi total itu memang pada beberapa bagian terlihat rusak akibat dimakan usia. (Rizanur)

BAGIKAN