Baju Baru dari Faridah Adam dan Senyum Bahagia Bocah Alue Kuta di Pengungsian

MUHAMMAD FARID berdiri di antara kerumunan pengungsi. Tangannya menggenggam erat baju baru yang baru saja diterimanya. Baju itu masih terlipat rapi, warnanya cerah, kontras dengan pakaian lusuh yang dikenakannya.

Senyum bocah itu mengembang lebar, matanya berbinar, seolah sehelai baju mampu menghapus sejenak ingatan tentang rumahnya yang telah lenyap diterjang banjir. Dengan suara polos dan penuh rasa syukur, ia berkata, “Makasih bu HRD, makasih ibu Hajjah Faridah.”

Sore itu, Senin (19/1/2026), di lokasi pengungsian kompleks Dayah Istiqamatuddin Pasi, Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, suasana mendadak hangat oleh tawa anak-anak. Di tengah keterbatasan hidup di pengungsian, keceriaan para bocah menjadi pemandangan yang mengharukan, sekaligus menyejukkan hati siapa pun yang menyaksikannya.

Kebahagiaan itu hadir saat Hj. Faridah Adam, istri H. Ruslan Daud (HRD), Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, membagikan berbagai bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor. Selain kebutuhan pokok, Faridah juga menyerahkan pakaian baru khusus untuk anak-anak. Bantuan sederhana, namun sangat berarti bagi jiwa-jiwa kecil yang telah lama kehilangan rasa aman dan kenyamanan.

Muhammad Farid, bocah pengungsi korban banjir di Gampong Alue Kuta. (Foto: Dok. Pribadi)

“Saya sangat bahagia melihat anak-anak tersenyum dan tertawa seperti ini. Di tengah musibah besar yang mereka alami, senyum mereka adalah penguat bagi kita semua. Semoga baju sederhana ini bisa membuat mereka merasa kembali diperhatikan dan bahagia,” ujar Hj. Faridah Adam, sambil menatap anak-anak yang tak henti-hentinya memamerkan pakaian baru tersebut.

Para bocah dari desa pesisir utara Bireuen itu tampak melompat kegirangan. “Hore-horee dapat baju barru,” teriak mereka riang, disusul tawa lepas yang memecah suasana pengungsian. “Makasih bu,” ucap seorang bocah yang lain sambil terus tersenyum.

BACA JUGA: Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi Kuala

Bagi anak-anak Alue Kuta, sehelai pakaian baru di tengah kondisi darurat pascabencana, bukan sekadar benda yang dibutuhkan. Pakaian itu adalah simbol perhatian, harapan, dan kasih sayang di saat hidup mereka sedang diuji.

Gampong Alue Kuta sendiri salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah banjir besar yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Banjir bandang disertai abrasi dan longsoran tanah menghantam permukiman warga serta areal tambak yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Hj Faridah Adam menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi korban banjir di Alue Kuta,  (Foto: Dok. Pribadi)

Menurut Keuchik Alue Kuta, Habibullah, banjir bandang yang melanda desanya telah menimbulkan kerusakan besar. Sebanyak 68 rumah hilang tersapu banjir, 110 unit rusak parah, 31 unit rusak sedang, dan 41 unit rusak ringan.

BACA JUGA: Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan Alue Kuta

“Banyak warga tidak bisa kembali ke rumah karena sudah hilang atau rusak berat, bahkan ada yang tertimbun lumpur. Karena itu mereka masih bertahan di pengungsian,” jelas Habibullah.

Di tengah puing-puing dan ketidakpastian masa depan, tawa Muhammad Farid dan teman-temannya sore itu menjadi penanda, harapan belum sepenuhnya padam. Kepolosan anak-anak justru menjadi pengingat bahwa kehidupan harus terus berjalan, meski dengan langkah kecil.

Muhammad Farid kembali memeluk bajunya, seakan takut hadiah itu hilang. Senyumnya tak lepas, sederhana namun tulus. Di Gampong Alue Kuta yang pernah dihantam amukan alam, kebahagiaan kecil itu menjelma menjadi cahaya-cahaya yang menguatkan, bahwa dari perhatian dan kepedulian, luka perlahan bisa disembuhkan. (Suryadi) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tim Putra RSUD dr Fauziah dan Tim Putri Puskesmas Kuala Juara Turnamen Bola Voli...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Turnamen Bola Voli antar Puskesmas dan Instansi Kesehatan se-Kabupaten Bireuen dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026,...

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengimbau masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Keuchik Karieng Tolak Hasil Mubes Almuslim X, Tuntut Transparansi Keuangan dan Aset Yayasan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan kepengurusan. Keuchik Karieng, Kecamatan...

Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga

0
KABAR BIREUEN, Pidie – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menjenguk para korban insiden pengibaran dan penertiban...

KABAR POPULER

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

Penolakan Hasil Musyawarah Almuslim X Meluas, Imum Mukim Lamkuta Minta Legalitas Ditinjau Ulang: Yayasan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan terus meluas. Kali ini, Imum Mukim Lamkuta, Kecamatan Jangka, H....

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Keuchik Pulo Blang Desak Transparansi Pengelolaan Aset...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Keuchik Pulo Blang, Kecamatan Jangka, Baihaqi, S.Pd., menolak keras hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang menetapkan kepengurusan...

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...