KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Aceh, Banda Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Aula Pertemuan Desa Suka Damai, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (8/7/2026)
Melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh memberikan edukasi terkait dengan “Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan” kepada kader posyandu di desa, ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita melalui pengabdian masyarakat di Desa Suka Damai.
Pengabdian masyarakat tersebut bertujuan untuk mengedukasi peserta tentang pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian makan bayi dan anak sesuai usia agar anak sehat dan tumbuh optimal.
“Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) adalah cara memberikan makanan dan minuman yang tepat kepada bayi dan anak sesuai usia untuk memenuhi kebutuhan gizi, mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan secara optimal”, jelas Bdn. Nora Usrina, S.ST., M.K.M pada sesi penyampaian materi.
Materi pada sesi kedua disampaikan oleh Nurulyana Daba terkait dengan cegah diabetes melalui gaya hidup “CERDIK” yang mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Reje Desa Suka Damai, Rahmat Waluyo mengucapkan terima kasih kepada tim dari Poltekkes Kemenkes Aceh yang sudah memilih Desa Suka Damai untuk menjadikan lokasi pengabdian,
“kami sangat senang dan menerima ibu-ibu dosen yang melakukan pengabdian masyarakat disini guna untuk memberikan pengetahuan terkait stunting atau 1000 Hari Pertama Kehidupan, semoga acara berjalan dengan lancar dan bisa menciptakan lingkungan keluarga yang peduli dengan kesehatan,” sebutnya dalam sambutan.
Kegiatan tersebut mendapat antusias yang luarbiasa dari para peserta dengan berbagai respon yang positif dimulai dari pembukaan yang dipandu Tuti Handayani, S.ST., M.K.M sebagai pendamping lapangan, sesi pengisian pre-test, penyampaian materi dan diskusi interaktif, pengisian post-test, pendampingan kader untuk kesehatan keluarga, serta pembagian buah tangan berbentuk sembako kepada para peserta.
Selain itu, dosen tim pengabdian masyarakat yang diketuai Bdn. Nora Usrina, S.ST., M.K.M serta anggota yang terdiri dari Dra. Rasima, M.Pd, Dr. Ibrahim, SKM, M.Kes, Ns. Yenni Sasmita, S.Kep, M.Kep menyerahkan barang intervensi berupa alat timbangan bayi, alat timbangan balita dan ibu hamil, alat pemeriksaan darah untuk gula darah, kolestrol dan asam urat, alat pengukur kepala, lingkar perut, lengan bayi dan ibu hamil.
Barang inventaris tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan dapat digunakan kader dalam pendampingan kesehatan pada keluarga di lingkungan desa tersebut.
Kegiatan tersebut juga dibantu mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh, Dhea Aulia dan Marni. (Red)











