KABAR BIREUEN, Bireuen – Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Edi Saputra, S.H., M.M. kembali terbukti. Pria yang akrab disapa Edi Obama ini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen untuk periode ketiga berturut-turut dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI PMI Bireuen yang berlangsung di Aula Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026).
Terpilihnya Edi Saputra untuk kali ketiga menjadi bukti konsistensi dan dedikasinya dalam membangun organisasi kemanusiaan di Kabupaten Bireuen. Di bawah kepemimpinannya, PMI Bireuen berkembang bukan hanya sebagai lembaga penyedia layanan donor darah dan penanggulangan bencana, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Capaian tersebut juga menempatkan Edi Saputra sejajar dengan jejak kepemimpinan Ketua Umum PMI Pusat, Dr. (H.C.) M. Jusuf Kalla, yang dipercaya memimpin PMI selama tiga periode. Bagi Edi, hal itu bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
BACA JUGA: Muskab VI PMI Bireuen, 17 Pengurus Ranting Sepakat Pilih Kembali Edi Obama Sebagai Ketua
“Kembali dipercaya memimpin PMI Kabupaten Bireuen untuk periode ketiga bukanlah sebuah kemenangan atau pencapaian pribadi. Ini adalah amanah yang teramat berat sekaligus mulia. Jika Bapak Jusuf Kalla memberikan kita keteladanan tentang kepemimpinan yang tegas dan berjiwa sosial di tingkat nasional, maka tugas kita di daerah adalah memastikan amanah kemanusiaan itu benar-benar dirasakan oleh setiap warga yang membutuhkan,” ujar Edi Saputra kepada wartawan usai musyawarah tersebut.
Menurutnya, keberhasilan PMI Bireuen selama ini tidak mungkin diraih tanpa kerja sama seluruh elemen organisasi. Ia menilai para relawan, pengurus, pemerintah daerah, pendonor darah, hingga masyarakat, memiliki peran yang sama besarnya dalam membangun gerakan kemanusiaan di Bireuen.
“PMI ini besar bukan karena satu sosok, melainkan karena tetesan darah para pendonor, keringat para relawan di lapangan, serta doa dari masyarakat yang kita bantu. Saya hanyalah bagian kecil dari rantai kebaikan yang terus kita jalin bersama,” katanya.

Selama dua periode memimpin, Edi Saputra dikenal aktif memperkuat peran PMI dalam pelayanan donor darah, respons cepat terhadap bencana, bantuan sosial, hingga pembinaan relawan. Berbagai program kemanusiaan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Memasuki periode ketiga kepemimpinannya, Edi menegaskan akan memfokuskan perhatian pada penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, modernisasi layanan donor darah, serta peningkatan kapasitas relawan muda sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Bireuen.
BACA JUGA: Buka Muskab VI, Bupati Bireuen: PMI Mitra Strategis Pemerintah
Baginya, PMI harus terus hadir sebagai organisasi yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang, sekaligus menjadi simpul gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.
“Selama masyarakat masih membutuhkan uluran tangan, selama itu pula PMI Bireuen akan selalu ada di garis depan. Terima kasih atas kepercayaan yang tak ternilai ini. Mari terus bergandengan tangan, melangkah bersama untuk kemanusiaan,” jelas Edi Saputra.
Terpilihnya kembali Edi Saputra, diharapkan semakin memperkuat peran PMI Kabupaten Bireuen sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus melanjutkan semangat pengabdian yang telah dibangun selama dua periode sebelumnya. (Suryadi)












