KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menyampaikan apresiasi kepada DPRK Bireuen dan seluruh unsur pemerintah serta masyarakat atas sinergi yang telah terjalin dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada penutupan Rapat Paripurna II Masa Persidangan III DPRK Bireuen Tahun Sidang 2025/2026 dalam rangka penyampaian Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang DPRK Bireuen, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Mukhlis menyebutkan pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik. Salah satu capaian yang membanggakan adalah keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bireuen mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
“Capaian ini bukan semata hasil kerja pemerintah daerah, tetapi merupakan buah dari kerja sama yang baik antara eksekutif, legislatif, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bireuen,” kata Mukhlis.
Bupati juga mengingatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kinerja sehingga prestasi tersebut dapat dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.
Mukhlis menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, pemerintah daerah telah menyelesaikan pembahasan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025 untuk selanjutnya disampaikan kepada Gubernur Aceh guna memperoleh evaluasi dan registrasi.
Menurutnya, pelaksanaan APBK 2025 tetap menghadapi berbagai tantangan, terutama akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bireuen pada penghujung tahun 2025.
“Meski demikian, pemerintah daerah bersama seluruh pihak berhasil melakukan langkah-langkah penanganan dan pemulihan secara cepat,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa sebagian besar rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Aceh telah ditindaklanjuti, bahkan sebagian diselesaikan sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan diterbitkan.
Sementara rekomendasi lainnya masih dalam proses penyelesaian.
“Kami telah menginstruksikan Inspektur Kabupaten Bireuen untuk mempercepat penyelesaian seluruh tindak lanjut temuan BPK sesuai rekomendasi yang diberikan,” ujarnya.
Selain terus membenahi tata kelola keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Bireuen juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan dan bimbingan teknis, serta melakukan pembenahan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik hingga pembangunan infrastruktur sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Di akhir sambutannya, Mukhlis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah.
“Kami menyadari masih banyak harapan dan impian masyarakat yang belum bisa kami wujudkan. Masih banyak persoalan yang belum tuntas untuk diselesaikan dan masih ada tantangan, hambatan yang perlu secara bersama kita cari solusinya,” katanya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bireuen tetap membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mensukseskan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan.
Pemerintah juga butuh kritik dan saran guna perbaikan ke arah yang lebih baik dan berkualitas dari semua pemangku kepentingan di daerah agar ke depan lebih baik lagi.
Pada kesempatan ini juga, Mukhlis mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Bireuen yang telah mendukung saya sebagai Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini.
“Terima kasih kepada yang terhormat Pimpinan dan Anggota DPRK Bireuen, selaku mitra pemerintah daerah, terima kasih juga kepada Pimpinan TNI/POLRI, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan, dan kepada Sekretaris Daerah. Terima kasih juga kepada seluruh Asisten, Staf Ahli dan Pimpinan OPD, Camat, Geuchiek, serta seluruh Stake Holder lainnya yang telah membantu kami,” sebutnya.
Bupati Mukhlis menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan saran sebagai bahan evaluasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Demikian juga teman–teman wartawan baik media cetak maupun media elektronik yang membantu memberitakan berbagai capaian program/kegiatan pemerintah daerah, yang juga mengkritik secara terus menerus kebijakan–kebijakan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, sebagai pengawalan jalannya roda pemerintahan selama ini.
“Kalau ada perbedaan, bagi saya itu soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) saja, sebab pada akhirnya apa pun yang kita kerjakan semuanya bermuara untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Bireuen yang kita cintai,” pungkasnya.(Ihkwati)









